Kepastian MotoGP Indonesia dapat kontrak 10 tahun dari Dorna Sports diakui pelaksana MotoGP di Indonesia, Mandalika Grand Prix Association (MGPA).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan Happy, persoalan legal ini bisa sedikit memakan waktu mengingat dunia tengah dalam darurat pandemi virus corona (Covid-19).
Dorna Sports berikan tambahan kontrak menjadi 10 tahun untuk MotoGP Indonesia. (Dok. Istimewa) |
Dikatakan Happy, Indonesia punya modal bagus untuk menggelar MotoGP dalam jangka waktu yang lebih lama. Selain menggelar MotoGP di sikurit jalan raya pertama di dunia, lokasi sirkuit juga berada di daerah pariwisata dengan angle yang berbeda dengan sirkuit-sirkuit lain di dunia.
[Gambas:Video CNN]
Hubungan baik dengan Dorna Sports juga bisa jadi aspek yang menguntungkan untuk Indonesia mendapatkan kontrak tambahan menggelar MotoGP.
"Yang penting prioritas kami, di tahun pertama ini kita sukses dahulu," tutur Happy.
Saat ini pengerjaan Sirkuit Mandalika sudah 30 persen yang seluruh pekerjaan tersebut termasuk ground work yang meliputi: land clearing, tembok beton, galian tanah trek, dan pekerjaan timbun tanah.
"Alhamdulillah sampai dengan saat ini semuanya sesuai jadwal. Kami tetap jalan di tengah pandemi, tapi kami tetap mengikuti protokol Covid-19 dari pemerintah atau WHO," ucap Happy.
Kepastian Indonesia menggelar MotoGP tahun depan dikonfirmasi Indonesia Tourism Development Company (ITDC), awal 2019. Ketika itu ITDC mengonfirmasi MotoGP Indonesia mendapat kontrak lima tahun sejak 2021. (sry/bac)
Dorna Sports berikan tambahan kontrak menjadi 10 tahun untuk MotoGP Indonesia. (Dok. Istimewa)