Cavani telah membuktikan diri sebagai salah satu striker hebat di generasinya. Ia menuai pujian saat membela Napoli di Liga Italia dan jadi idola bersama Paris Saint-Germain di Liga Prancis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, Cavani berada di persimpangan jalan. Liga Spanyol dan Liga Inggris memanggilnya untuk menjalani petualangan baru yang kemungkinan jadi kesempatan terakhir di pengujung karier.
Dengan stamina dan naluri gol yang masih terpelihara, wajar bila Cavani masih banyak peminat. Adalah Atletico Madrid dan Chelsea yang paling ngotot meminangnya.
Sportskeeda melansir, Chelsea era Jose Mourinho sudah pernah melamar Cavani pada 2013. Namun, pemain yang identik dengan rambut panjang itu memilih pindah ke PSG dari Napoli.
Nah, peluang untuk bermain di Stamford Bridge kembali terbuka. Frank Lampard berniat mendatangkan Cavani sebagai solusi mandulnya lini depan The Blues selama beberapa musim terakhir.
Premier League bisa menjadi tantangan terakhir di pengujung karier Cavani seperti yang pernah dilakukan pendahulunya Zlatan Ibrahimovic.
Edinson Cavani memiliki kesempatan terakhir tampil di Liga Inggris. (FIFA) |
Cavani tentu bisa mengukir cerita berbeda dari Ibra. Ia bahkan bisa saja meraih trofi Liga Champions, prestasi tertinggi yang belum pernah
Penangguhan kompetisi karena wabah virus corona ikut memperpanjang waktu berpikir Cavani dalam memutuskan masa depannya. (jun)

Edinson Cavani memiliki kesempatan terakhir tampil di Liga Inggris. (FIFA)