Dikutip dari AFP, Liga Turkmenistan kembali digelar dengan dihadiri penonton. Kondisi ini berbeda dengan sejumlah liga-liga top Eropa yang masih dihentikan. Bahkan, jika liga-liga di Eropa kembali digelar, laga tersebut akan tertutup untuk penonton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusupov sendiri berencana akan menyaksikan pertandingan juara bertahan Altyn Asyr melawan Kopetdag di ibu kota Ashgabat. Ia juga mengaku tidak takut ke tempat-tempat ramai meskipun di negara lain masih diberlakukan larangan menggelar kegiatan olahraga.
Liga Belarusia jadi salah satu kompetisi yang tetap digelar di tengah wabah Covid-19. (AFP/SERGEI GAPON) |
Liga Turkmenistan kembali digulirkan setelah Federasi Sepak Bola Turkmenistan (TFF) mendapat rekomendasi dari Kementerian Kesehatan dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) guna mencegah penyebaran penyakit.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, pada Maret lalu Liga Turkmenistan seperti kebanyakan liga-liga di Eropa menghentikan sementara kompetisi mereka karena pandemi Covid-19.
Sebulan kemudian, sepak bola di Turkmenistan kembali diaktifkan dengan penonton diperbolehkan menyaksikan laga-laga tersebut dari tribune. Pemerintah Turkmenistan tidak mempermasalahkan ancaman virus meskipun hal tersebut dikhawatirkan dunia internasional.
Namun, Belarusia yang memiliki 4.779 kasus virus corona, dikritik keras lantaran mengizinkan penonton datang ke stadion.
Sementara itu, Liga Tajikistan kembali digelar namun tertutup untuk penonton walaupun pemerintah di negara tersebut bersikeras tidak memiliki kasus Covid-19. (sry/bir)
Liga Belarusia jadi salah satu kompetisi yang tetap digelar di tengah wabah Covid-19. (AFP/SERGEI GAPON)