Ide membuat channel Youtube sebenarnya sudah muncul sejak tahun lalu. Namun, kesibukan berlatih dan pemulihan cedera membuat rencana itu belum terwujud.
Lihat juga:Khabib Siap Hadapi Ferguson Usai Ramadan |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan PSSI dianggap sangat mencekik pemain. Ia harus putar otak mencari pemasukan lain hingga tebersit menjadi Youtuber aktif selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Bayu Gatra sempat masuk Timnas Indonesia. (Ye Aung Thu/AFP) |
"Sambil iseng-iseng dicoba siapa tahu rezeki. Semoga dari Youtube ini bisa kasih tambahan. Soalnya selama tidak ada kompetisi ini bukan cuma bosan, tapi sumpek. Lumayan jadi selingan daripada nganggur mending buat kegiatan berfaedah," kata Bayu kepada CNNIndonesia.com.
Sejak lima hari berkreasi, sudah dua video diunggah. Video terakhir yang diunggah berasal dari kegiatan sehari-hari Bayu.
Salah satu tayangan yang diunggah ketika Bayu Gatra mencoba bertukar peran dengan kuli bangunan yang sedang mengerjakan keramik di rumahnya.
"Tapi setelah itu saya jadi tahu dan belajar. Buat anak-anak yang bapaknya kuli bangunan, jangan pernah menyia-nyiakan kerja keras bapaknya. Mereka banting tulang demi menyekolahkan kalian. Capek bangat," ujarnya.
Selain jadi Youtuber, Bayu berencana membuka toko beras meniru kesuksesan usaha yang digeluti ibunya. Namun, ia masih mencari lokasi yang tepat untuk membuka usaha tersebut.
Di sisi lain, Bayu juga memiliki simpanan berupa sawah seluas 5 hektare di kampungnya. Sawah yang ditanami padi itu dianggap sebagai aset masa tua.
[Gambas:Video CNN]
"Ada yang tawar orang juga kemarin sawah yang 1 hektare berikut pasirnya. Tapi saya tolak karena bagi saya ini investasi masa depan. Alhamdulillah tabungan saya sekarang masih cukup. Tapi tidak tahu sampai kapan karena penundaan kompetisi," ucap Bayu.
Secara pribadi Bayu mengerti betul dihentikannya kompetisi akibat Covid-19 membuat klub juga tidak mendapatkan suntikan dana dari sponsor. Alhasil, itu berpengaruh pada pendapatannya juga sebagai seorang pemain yang dikontrak klub.
Di sisi lain, Bayu juga memiliki tanggungan hidup keluarga, istri dan kedua anaknya yang harus dipenuhi. Para pemain PSM Makassar juga sudah mencurahkan isi hatinya kepada sang kapten, Zulkifli Syukur.
Bayu Gatra kini bergabung bersama PSM Makassar. (Dok. Pribadi) |
"Pusing juga kalau liga disetop karena pendapatan saya murni dari bola saja. Saya cari nafkah dari bola. Sebagai pemain pasti saya maunya gajinya dibayar full. Tapi bagaimana klub juga tidak dapat uang dari sponsor."
Sebulan sudah Bayu menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah. Ia mengaku sudah sangat merindukan suasana latihan dan pertandingan bersama Tim Juku Eja.
Lihat juga:Hansamu Yama: Saya Minder Lihat Boaz |
"Intinya saya, kami pemain semua ingin semua normal lagi, liga bisa dimulai lagi. Saya sudah rindu suasana stadion, suporter, rindu kompetisi, pertandingan," sebut Bayu. (ttf/jun)
Bayu Gatra sempat masuk Timnas Indonesia. (Ye Aung Thu/AFP)
Bayu Gatra kini bergabung bersama PSM Makassar. (Dok. Pribadi)