Namun, baru terungkap salah seorang anggota sidang komite disiplin Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) yang notabene fan MU, menyelamatkan Cantona dari hukuman seumur hidup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Canton meluapkan kemarahan kepada salah satu fan karena mengejeknya usai menerima kartu merah. Sang legenda mendapat kartu merah lantaran menendang bek Palace, Richard Shaw.
Legenda MU, Eric Cantona, kini menjadi duta klub Setan Merah. (AFP/VALERY HACHE) |
Saat tengah berjalan menuju ruang ganti, Cantona mendapatkan ejekan dari seorang pendukung Palace bernama Matthew Simmons. Simmons disebut berlari menuruni 11 anak tangga untuk mengejek Cantona.
Ferguson berjuang keras membela pemainnya waktu itu dari ancaman hukuman berat tersebut. Sang pelatih ikut hadir dalam sidang Komite Disiplin FA kala itu. Namun, Cantona hanya mendapatkan hukuman sembilan bulan berkat Ian Stott.
"Sir Alex Ferguson menceritakan kembali dalam bukunya, persidangan komite disiplin dan mengejek ayah saya dengan bertanya apakah Cantona berlatih karate."
Lihat juga:Assen Tak Khawatir Jika MotoGP Belanda Batal |
Ian Stott yang merupakan mantan Presiden Oldham Athletic tercatat sebagai pemegang tiket terusan di Old Trafford. Dia baru saja meninggal pada usia 86, April ini.
"Ada tuntutan hukuman seumur hidup, namun Cantona hanya dihukum seumur hidup ditambah libur akhir musim. Hukuman bisa lebih panjang jika tak ada ayah saya!" terang Robert.
[Gambas:Video CNN]
(bac)
Legenda MU, Eric Cantona, kini menjadi duta klub Setan Merah. (AFP/VALERY HACHE)