Hasilnya empat medali emas Olimpiade dan enam medali emas Kejuaraan Dunia di tangan.
Bila ada atlet yang tak silau dengan prestasi Usain Bolt di Olimpiade, Mo Farah merupakan salah satunya. Bila Bolt berjaya di nomor lari pendek, Mo Farah adalah raja di nomor lari jarak jauh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di balik sukses Mo Farah, berjam-jam kerja keras telah ia lakukan. Namun satu hal lain yang tak pernah lupa dilakukan adalah doa sebelum lari. Bagi Mo Farah berdoa meningkatkan keyakinan dan konsentrasi sebelum bertanding.
Keberhasilan Mo Farah jadi juara Olimpiade dan mendapat gelar kehormatan ibarat dongeng. Mo Farah lahir di Mogadishu, Somalia.
Emas ganda di nomor lari jarak jauh pada Olimpiade 2012 di London sudah dianggap spektakuler untuk dicapai oleh Mo Farah, namun pria kelahiran 1973 itu berhasil menambah decak kagum dengan merebut kembali medali emas di dua nomor tersebut empat tahun berselang di Rio de Janeiro.
Mo Farah dan Usain Bolt saling meniru gaya selebrasi kemenangan. (AFP PHOTO / JOHANNES EISELE) |
"Saya berpikir bahwa saya tidak boleh membiarkan Rhianna [anak Mo Farah] kecewa. Saya selalu ingin melakukan ini untuknya."
"Anak kembar saya sudah mendapat medali emas di Olimpiade London dan saya janji bahwa emas di Rio de Janeiro untuknya [Rhianna]. Itulah yang akhirnya jadi motivasi saya," tutur Mo Farah dikutip dari Independent.
"Mo Farah sangat penting bagi warga Somalia di Inggris raya. Dia menunjukkan apa yang bisa kami lakukan, bahwa kami juga menyatu dengan kehidupan di Inggris dan bisa memberikan hal yang luar biasa."
"Keberhasilan Mo Farah memberikan pesan kuat pada para pemuda bahwa mereka tidak boleh hanya menjadi berita utama karena tindakan kriminal. Mo Farah memutarbalikkan imej yang sudah ada selama ini dan membantu kami melawannya," ujar seorang keturunan Somalia, Abdi Kadir Ahmed, yang juga tinggal di Inggris.
Meski sudah 37 tahun, Mo Farah belum mau berhenti berlari. Terakhir Mo Farah berencana tampil di Olimpiade 2020 Tokyo untuk mempertahankan gelar 10.000 meter.
[Gambas:Video CNN]
(ptr/bac)
Mo Farah dan Usain Bolt saling meniru gaya selebrasi kemenangan. (AFP PHOTO / JOHANNES EISELE)