Romero kembali ke Argentina karena aktivitas sepak bola di Inggris tengah diliburkan akibat pandemi Covid-19. Kiper 33 tahun itu pulang ke kampung halamannya pada 22 Maret.
Lihat juga:Kevin Sanjaya: Dulu Saya Diremehkan |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua orang terlihat gugup atau tidak enak kepada orang lain, karena kadang-kadang seseorang bersin," ucap Romero menambahkan.
Situasi pandemi virus corona saat ini membuat semua orang terlihat aneh, termasuk bagi Romero. Kondisi lebih 'mengerikan' pun dialami Romero saat di dalam pesawat.
"Di pesawat, saya terbang dari Paris ke Buenos Aires selama 14 jam. Saya hanya mendudukkan tubuh dan tidak bergerak selama 14 jam," tutur Romero.
Saat tiba di Argentina, kiper kelahiran Bernardo de Irigoyen itu tidak langsung pulang ke rumah, tetapi menjalani masa karantina dahulu selama 14 hari sendirian.
