Nainggolan bermain di Cagliari pada musim ini sebagai pinjaman dari Inter. Sebelumnya gelandang 31 tahun itu direkrut Inter dari AS Roma pada Juli 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Cagliari, Tommaso Giulini, yang telah lama mencari mantan bintangnya itu akhirnya kembali menghubungi Nainggolan dan membawanya ke Sardegna.
"Dia mengatakan kepada saya, bahwa dia ingin membawa saya kembali ke Cagliari sebelum saya pensiun. Ketika dia mendengar tentang kesempatan ini, kami berbiciara dan dia meyakinkan saya untuk kembali," tutur Nainggolan.
Dalam kesempatan itu Nainggolan juga membantah membenci Juventus. Ia mengatakan tidak bermain di Juventus karena klub tersebut terlalu mudah meraih kemenangan.
"Saya lebih suka mengambil jalan yang berbeda. Anda tidak harus memilih klub yang selalu menang. Memenangi 10 Scudetti di Turin itu normal, memenangi satu gelar di Roma atau di tempat lain lebih baik bagi saya," kata pemain asal Belgia tersebut.
Nainggolan tidak saja membantah membenci Juventus, tetapi dia juga menepis anggapan sebagai pembuat masalah di ruang ganti.
