Liverpool merupakan klub terbaik di Inggris saat ini. Setelah menjadi juara Liga Champions musim lalu, The Reds hampir memastikan gelar Premier League sebelum kompetisi ditunda karena virus corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Liverpool Echo, Tottenham saat ini bernilai 2,567 miliar poundsterling atau setara Rp49,3 triliun. Angka itu didapat setelah tahun lalu Tottenham mengumumkan keuntungan setelah pajak 87,4 juta poundsterling dan pendapatan 460,7 juta poundsterling.
Liverpool ada di posisi keempat meski mengumumkan keuntungan 42 juta poundsterling setelah pajak pada Februari 2020 dan pendapatan 533 juta poundsterling. The Reds kini diklaim bernilai 1,553 miliar poundsterling.
"Nilai Liverpool naik pada musim 2018/2019, namun angka-angka itu tidak mencerminkan sukses menjadi juara Liga Champions. Kalau bukan karena Covid-19, peningkatan nilai yang tinggi bisa terjadi karena bonus Liga Champions, menjadi juara Piala Dunia Antarklub dan hampir menjadi juara Premier League," ujar Maguire.
Maguire melakukan studi dengan mempertimbangkan pendapatan, laba, biaya yang tidak berulang, laba rata-rata dari penjualan pemain selama periode tiga tahun, aset bersih, kontrol gaji dan tiket pertandingan yang terjual.
[Gambas:Video CNN]
Tottenham berhasil menjadi yang termahal dalam studi karena beberapa faktor. Salah satunya klub yang bermarkas di London itu memiliki pengeluaran gaji pemain yang lebih rendah antara 100-150 juta poundsterling per tahun dibanding tim 'Big Six'.
Selain itu keberhasilan Tottenham ke final Liga Champions dan finis posisi empat besar musim lalu juga membuat tim asuhan Jose Mourinho meraih keuntungan yang besar.
Maguire mengatakan Tottenham mendapatkan kenaikan pendapatan mencapai 21 persen tahun lalu, sementara The Lilywhites hanya menghabiskan 39 persen pendapatan untuk membayar gaji pemain. Sebagai perbandingan Leicester City harus menghabiskan 84 persen pendapatan untuk membayar gaji pemain. (har/jal)
