Penolakan Henry bergabung dengan Udinese diungkapkan mantan bintang klub berjuluk Le Zebrette tersebut, Marcio Amoroso.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada musim 1998/1999, Amoroso mencetak total 43 gol di semua kompetisi. Sebanyak 22 gol di antaranya dicetak di Serie A, yang membuat Amoroso jadi top skor pada musim tersebut. Catatan itu membuat Juventus tertarik meminangnya.
Henry sendiri ketika itu baru direkrut Juventus dari AS Monaco pada bursa transfer Januari 1999. Akan tetapi, di putaran kedua musim 1998/1999 itu Henry tidak bisa memenuhi harapan tim pelatih dan manajemen Juventus.
"Hal itu memberi saya banyak kesenangan, karena sangat sulit mencapai prestasi seperti itu dengan tim daerah," ucap Amoroso.
"Pada saat itu, ada pemain terbaik di Serie A, pemain belakang yang hebat. Kami memiliki klub dan tim yang sangat kuat, yang memberi saya kesempatan untuk dinobatkan menjadi top skor," tutur mantan pemain asal Brasil itu menambahkan.
Selain di Udinese, klub lain Amoroso di Liga Italia hanya di Parma dan AC Milan. Tetapi di Milan ia hanya tampil dalam 4 pertandingan Serie A.
Amoroso juga pernah bermain di Borussia Dortmund, lalu ke Spanyol bersama Malaga, hingga kembali ke Brasil dan berakhir di Liga Yunani.
"Ketika itu kami bermain dengan 10 orang, dan kami masih bisa menang 3-0 di Turin," ucap Amoroso. (sry)
