Juara di musim 1992/1993 tersebut merupakan penantian panjang Setan Merah yang harus menunggu selama 26 tahun sejak terakhir kali juara pada musim 1966/1997.
Setelah juara di musim 1966/1977, pencapaian terbaik MU hanya empat kali menjadi runner-up Divisi Utama yang kini bernama Premier League, dua di antaranya bersama Ferguson (1987/1988 dan 1991/1992).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di bursa transfer era baru itu MU mendatangkan Eric Cantona dari Leeds United hingga Dion Dublin. Kehadiran Cantona membawa pengaruh besar untuk skuat MU yang sudah diisi Andrei Kanchelskis, Peter Schmeichel, Denis Irwin, hingga Bryan Robson.
Di awal musim performa MU tidak bagus, gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan pertama. Kalah 1-2 dari Sheffield United dan 0-3 dari Everton, lalu diimbangi Ipswich Town 1-1.
[Gambas:Video CNN]
Posisi MU di klasemen mulai menanjak setelah mengalahkan Southampton 1-0 di pekan keempat. Usai laga tersebut, MU meraih empat kemenangan beruntun dan berada di peringkat keempat.
Steve Bruce dan kawan-kawan kembali inkonsisten dalam tujuh laga beruntun berikutnya setelah gagal meraih kemenangan. Dari papan atas, MU terjun ke papan tengah.
Namun titik balik MU kemudian terjadi setelah itu. 'Setan Merah' tidak terkalahkan sejak pekan ke-16 hingga ke-23 dengan meraih enam kemenangan dan dua kali imbang jadi kunci bagi MU berada di puncak klasemen pada pekan ke-23 tersebut setelah menumbangkan Tottenham Hotspur 4-1.
Usai menang atas Tottenham dan berada di puncak klasemen di pekan ke-23, MU nyaris tidak tergoyahkan di posisi teratas dalam 18 pertandingan berikutnya.
Dikutip dari Sky Sports, tepat pada hari ini 27 tahun silam, 2 Mei 1993, MU mengunci gelar juara Liga Inggris musim 1992/1993 setelah mengalahkan Blackburn Rovers 3-1 di pekan ke-41, sementara pesaing terdekatnya Aston Villa kalah 0-1 dari Oldham.
Untuk kali pertama MU juara Liga Inggris setelah 26 tahun. Ketika itu Liga Inggris menyisakan satu pertandingan. MU juara Premier League edisi pertama setelah unggul tujuh poin atas Villa.
Dengan torehan itu, Alex Ferguson menjadi pelatih yang paling banyak juara di Liga Inggris atau Premier League dengan total 13 trofi. Disusul George Ramsay (Aston Villa) dan Bob Paisley (Liverpool) dengan sama-sama 6 gelar. (sry/ptr)
