Sudah memasuki usia 41 tahun, Rossi masih memikirkan karier di dunia balap motor yang sudah membesarkan namanya. The Doctor pun mengesampingkan memiliki momongan pada usia kepala empat.
Memiliki anak bukan angan-angan yang ada di kepala The Doctor saat ini. Lagi-lagi juara dunia sembilan kali itu menegaskan masa depannya ada di lintasan balap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya merasa masih 20 tahun bukan 40 tahun. Saya menunggu momen ketika saya siap, tetapi sepertinya saya tidak akan siap," tambahnya dikutip dari Sky Italia.
Valentino Rossi merupakan pebalap paling tua di MotoGP 2020. (Photo by Mohd RASFAN / AFP) |
Ketika itu Rossi mengaku masih menunda keinginan memiliki anak karena sulit mengkombinasikan pekerjaan sebagai pebalap dan tugas sebagai orang tua.
Rossi yang sudah mengutarakan keinginan membalap pada musim mendatang yakin balapan MotoGP akan segera terlaksana sehingga ia akan kembali disibukkan dengan persaingan di sirkuit.
"Jika tidak ada masalah lagi saya rasa kita bisa mulai pada Juli atau Agustus. Sepertinya akan berlangsung pendek dan tertutup, setidaknya akan ada delapan atau 10 balapan," kata Rossi.
Selain ajang balap MotoGP seperti yang sudah ada saat ini, Rossi pun terpikir mengadakan balap MotoGP yang mewakili negara seperti pada ajang Motocross of Nations.
"Itu adalah sesuatu yang spesial. Akan menyenangkan bila [Motocross of Nations] juga berlaku di MotoGP. Jika itu terjadi saya akan berada satu tim dengan [Franco Morbidelli] dan [Andrea] Dovizioso," ujarnya. (nva)
Valentino Rossi merupakan pebalap paling tua di MotoGP 2020. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)