Semula dijadwalkan berlangsung di New York, 18 April lalu, UFC 249 menjadi salah satu ajang olahraga di Amerika Serikat yang gagal digelar karena wabah virus corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak pertemuan dengan Trump, hanya UFC yang berani berusaha menggelar pertarungan. Sayang, UFC 249 harus ditunda setelah tidak mendapat venue pada 18 April lalu. Khabib Nurmagomedov yang semula dijadwalkan berupaya mempertahankan gelar melawan Tony Ferguson, memutuskan mundur dari UFC 249. Justin Gaethje pun dipilih UFC sebagai pengganti Khabib.
Justin Gaethje akan melawan Tony Ferguson di UFC 249. (Jonathan Hayward/The Canadian Press via AP, File) |
Bagi petarung, berada di atas octagon dan bertarung sudah dianggap sebagai bentuk mempertaruhkan nyawa. Ditambah dengan kondisi wabah virus corona, para pertarung seperti dobel menantang maut.
White tidak peduli dengan kecaman. Setelah berusaha keras mencari venue, UFC akhirnya sukses mendapat izin tampil di VyStar Veterans Memorial Arena, Florida, untuk menggelar UFC 249, Minggu (10/5) pagi WIB.
Total ada 12 pertarungan akan digelar dengan Tony Ferguson vs Justin Gaethje sebagai laga puncak. UFC 249 digelar tanpa penonton dan White menjamin pertarungan digelar dengan memperhatikan protokol kesehatan.
White mengaku tidak bisa membiarkan wabah Covid-19 membuat UFC, perusahaan yang dibangunnya sejak Januari 2001, mati suri. UFC harus membayar gaji karyawan dan petarung harus mendapatkan uang untuk bertahan hidup. Setidaknya itu alasan utama White ngotot tetap menggelar UFC 249.
"Dengar, kami juga punya keluarga. Saya punya keluarga, saya tidak mau menyakiti keluarga saya. Saya tidak mau mati. Ini [UFC 249] bukan hanya kegiatan yang gila, ini semua dipersiapkan dengan matang," ujar White kepada CNN.
[Gambas:Video CNN]
"Kami memiliki orang yang pandai, dokter, dan orang-orang yang terlibat di UFC sejak kali pertama. Kami percaya kami siap menggelar pertarungan seaman mungkin," sambung White.
Menariknya, UFC 249 bukan satu-satunya ajang pertarungan yang akan digelar UFC di VyStar Veterans Memorial Arena. UFC seakan-akan ingin 'kejar tayang' dengan menggelar UFC on ESPN: Smith vs. Teixeira pada 13 Mei dan UFC on ESPN: Overeem vs. Harris pada 16 Mei di venue yang sama.
Total UFC akan menggelar tiga pertarungan hanya dalam delapan hari. Sebuah keputusan berani yang diambil White di tengah pandemi Covid-19. White akan jadi orang yang paling disalahkan dan dikucilkan jika orang-orang yang terlibat di UFC 249 terinfeksi virus corona.
"Pertarungan ini juga memberi inspirasi, ini peluang besar untuk melakukannya. Menang atau kalah tidak masalah, orang-orang akan melihat kerja keras kami dan itu yang harus kami lakukan. UFC 249 ini besar. Semua orang terkunci di dalam rumah, mereka butuh sesuatu, dan apa yang kami lakukan ini 'sesuatu' untuk mereka," ucap Gaethje. (sry)
Justin Gaethje akan melawan Tony Ferguson di UFC 249. (Jonathan Hayward/The Canadian Press via AP, File)