De Boer menganggap Coutinho tidak lagi memiliki keleluasaan memegang dan mengendalikan bola saat ada di Barcelona. Hal itu berbeda jauh ketika ia tampil di Liverpool.
Lihat juga:McGregor dan Khabib Kembali Perang Kata |
"Saya rasa Coutinho adalah tipe pemain yang selalu mendapatkan bola. Setiap bola selalu melewati dirinya ketika ia berada di Liverpool."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran Coutinho di Barcelona awalnya diharapkan bisa memperkaya variasi serangan Barcelona. Namun hal tersebut ternyata tidak berjalan semulus rencana.
Philippe Coutinho sulit berkembang di Barcelona lantaran kehadiran Lionel Messi yang juga dominan dalam penguasaan bola. (AFP/LLUIS GENE) |
"Barcelona berusaha beradaptasi namun bila sebuah tim beradaptasi dengan dua pemain seperti itu [Coutinho dan Messi], hal itu tentu sulit."
Meski gagal di Barcelona, De Boer tak mau menganggap Coutinho sebagai pemain gagal.
"Bukan berarti dia pemain yang buruk. Tak bisa bermain dengan baik di Barcelona tidak berarti dia bukan termasuk pemain yang hebat."
"Terkadang permainan seorang pemain tidak cocok dengan sebuah tim dan terkadang ada ketidakberuntungan. Messi ada di sana dengan peran yang kamu miliki sebelumnya dan kamu harus memainkan peran lain yang tak cocok denganmu," ucap De Boer.
Barcelona memiliki hasrat besar saat memburu Coutinho. Setelah sempat gagal, operasi Barcelona akhirnya berhasil di awal 2018.
Namun begitu Barcelona telah mendapatkan Coutinho, pemain asal Brasil itu ternyata tidak mampu masuk dalam sistem permainan Barcelona. Barcelona bahkan rela meminjamkan Coutinho ke Bayern Munchen musim ini dan bertekad melepas Coutinho musim depan. (ptr)
Philippe Coutinho sulit berkembang di Barcelona lantaran kehadiran Lionel Messi yang juga dominan dalam penguasaan bola. (AFP/LLUIS GENE)