Lambert sangat antusias kembali ke Liverpool setelah sempat jadi pemain akademi klub tersebut di tahun 90-an. Di usia 30-an, Lambert bisa mencicipi kostum 'The Reds' yang selalu ia inginkan.
Lihat juga:Mike Tyson: Saya Kembali ke Ring Tinju |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Brendan Rodgers mendatangkan Mario Balotelli dan menempatkannya di atas saya. Saya tidak mengerti keputusan itu."
[Gambas:Video CNN]
"Cara Balotelli menjalani latihan sungguh memalukan. Di luar lapangan, dia adalah sosok yang dicintai. Namun kepribadiannya di lapangan tidak bagus. Saya tidak mengerti Rodgers membiarkan hal itu dan lebih memilihnya dibandingkan saya. Hal itu mempengaruhi saya secara langsung dan memberikan dampak negatif pada tim," kata Lambert.
Seperti halnya Balotelli, Lambert hanya bermain selama satu musim di Liverpool dengan catatan tiga gol. Kedua penyerang ini dianggap gagal di Liverpool.
"Saya kecewa namun saya tetap bersyukur bisa mengenakan kostum Liverpool. Saya akan bisa membanggakan ini sampai hari saya meninggal," tutur Lambert. (ptr/bac)
