Malak mengenal olahraga bela diri asal Korea Selatan tersebut dari saudara-saudara kandungnya. Menjalani proses tekun, Malak pun menuai hasil apik dari level kelompok umur di kejuaraan wilayah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Malak yang tampil di kelas 57 kilogram putri menjadi tumpuan target medali Mesir yang ingin mengulang sukses di arena taekwondo dalam pesta olahraga dunia seperti yang diukir pada Olimpiade 2004. Ketika itu Mesir meraih lima medali, satu emas, satu perak, dan tiga perunggu.
Hasil mengecewakan di Olimpiade 2012 tak membuat wanita kelahiran Kairo itu putus asa. Malak kemudian bangkit. Dalam berbagai kejuaraan multievent atau pertarungan-pertarungan taekwondo, Malak menjadi sosok yang diperhitungkan lawan dari berbagai negara.
Hedaya Wahba merayakan kemenangan dalam laga perebutan medali perunggu di Olimpiade 2016. (Photo by Kirill KUDRYAVTSEV / AFP) |
Tak semua menghasilkan gelar juara, namun Malak meraih emas di kejuaraan penting Final Grand Prix 2015 di Mexico City yang berbuah tiket ke Olimpiade 2016.
"Saya sangat senang, saya berterima kasih kepada Tuhan, saya akhirnya bisa membuktikannya. Saya berusaha mengontrol pertandingan. Saya akan terus berlatih," ujar Malak dalam wawancara dengan World Taekwondo soal tiket Olimpiade dan keberhasilan mengalahkan unggulan nomor satu asal Inggris, Jade Jones.
Ketika ditanya soal motivasi tampil di Olimpiade Rio 2016, Malak hanya menjawab singkat, "Medali emas."
Kemarahan lantaran kalah di semifinal, yang sempat muncul tak lama bersemayam di benaknya. Malak kemudian melakoni partai perebutan medali perunggu melawan Raheleh Asemani asal Belgia. Satu poin sudden death memastikan Malak membukukan medali perunggu.
"Saya ingat semua detailnya, kemarahan dan kekecewaan setelah kalah di semifinal melalui poin emas [sudden death]. Pelatih menyemangati saya, dia berkata, 'Jangan khawatir kamu akan pulang ke Mesir dengan medali yang kamu impikan'. Saya juga berterima kasih kepada kakak saya yang hadir di Rio. Setelah kekalahan di semifinal dia berkata, 'Jangan sedih kamu akan meraih medali perunggu'," sambungnya.
[Gambas:Video CNN]
Malak menjadi wanita kedua asal Mesir, setelah Sara Ahmed, yang meraih medali Olimpiade. Malak juga menjadi wanita pertama dari negara Arab yang mampu merebut medali di cabang taekwondo Olimpiade. (nva/har)
Hedaya Wahba merayakan kemenangan dalam laga perebutan medali perunggu di Olimpiade 2016. (Photo by Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)