Beto tidak peduli apakah kompetisi Liga Indonesia bisa digelar dengan format liga atau turnamen. Bagi striker Madura United ini, yang penting ada kegiatan yang bisa menghasilkan uang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beto melanjutkan, berkaca pada negara-negara lain yang kompetisinya sempat berhenti akibat Covid-19, seluruhnya memilih untuk melanjutkan liga. Seperti yang dilakukan Jerman misalnya.
Setelah dua bulan terhenti, Jerman memutuskan untuk kembali memulai Bundesliga pada 16 Mei lalu dengan berbagai penyesuaian.
"Tapi saya lihat di negara lain mayoritas lanjut, tidak diganti turnamen. Saya dengar di Thailand mau lanjut, Korea [Selatan] juga katanya, Jerman juga," ucap Beto.
Sejauh ini PSSI belum mengambil keputusan terkait nasib kompetisi Liga 1 2020. Keputusan baru dilakukan setelah 29 Mei sesuai batas waktu yang ditetapkan, termasuk menunggu keputusan akhir dari pemerintah pusat terkait status darurat Covid-19.
"Pertama, jika kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 dibatalkan secara total maka PSSI akan mengeluarkan surat pembatalan dengan alasan force majeure. Kedua, ada pemikiran untuk mengganti kompetisi yang dihentikan total dengan turnamen," kata Anggota Exco PSSI Hasani Abdulgani kepada CNNIndonesia.com.
"Ketiga, kalau Juni virus ini mereda, Juli normal lagi, ada pikiran untuk memulai kembali kompetisi pada September. Klub mulai persiapan di Agustus. Beberapa klub setuju, seperti Persija dan Arema tapi itu belum jadi keputusan," tutur Hasani menambahkan. (ttf/har)
