9 Bintang 'Pembelot' Der Klassiker

CNN Indonesia | Senin, 25/05/2020 20:28 WIB
Dortmund's Mario Goetze exercises with the ball during a training session in Dortmund, Germany, Monday, Nov. 4, 2019. Borussia Dortmund plays Inter Milan in a Champions League Group F soccer match in Dortmund on Tuesday. (AP Photo/Martin Meissner) Mario Gotze. (AP Photo/Martin Meissner)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sepanjang sejarah Der Klassiker antara Bayern Munchen vs Borussia Dortmund terdapat sembilan pemain bintang yang bermain di kedua klub dan dianggap sebagai 'pembelot'.

Dikutip dari 90min, berikut sembilan pemain pembelot Der Klassiker:

1. Robert Kovac


Kovac memperkuat Munchen sepanjang 2001 hingga 2005 merebut dua gelar Bundesliga. Setelah dua musim bermain untuk Juventus, bek asal Kroasia itu 1,5 musim bermain untuk Dortmund pada mulai 2007.

2. Torsten Frings

Frings langsung pindah ke Munchen dari Dortmund pada 2004 setelah dua musim memperkuat Dortmund. Satu musim memperkuat Munchen dan merebut gelar Bundesliga, Frings kembali ke ke Werder Bremen pada 2005.

3. Thomas Helmer

Bergabung pada 1986, Helmer meninggalkan Dortmund pada 1992 dan pindah ke Munchen. Kepindahan Helmer sempat menjadi kontroversi, karena Dortmund tidak mau menjual salah satu pemain terbaiknya ke Munchen.

Dortmund sempat mengirim Helmer ke Lyon, tapi kemudian hanya bertahan tiga bulan. Dortmund akhirnya sepakat melepas Helmer ke Munchen.

[Gambas:Video CNN]

4. Jurgen Kohler

Kohler yang merupakan salah satu bek terbaik Jerman pada era 1990an memperkuat Munchen pada 1989 hingga 1991 dan pindah ke Juventus. Setelah empat musim di Juventus, Kohler bergabung dengan Dortmund pada 1995.

Kohler meraih lebih banyak sukses selama tujuh musim bersama Dortmund sebelum pensiun pada 2002. Kohler merebut dua gelar Bundesliga dan satu trofi Liga Champions bersama Dortmund.

5. Mario Gotze

Gotze memulai karier dari tim junior dan menembus tim utama Dortmund pada 2009. Setelah meraih sukses bersama Dortmund, Gotze memutuskan pindah ke Munchen pada 2013. Setelah merebut tiga gelar Bundesliga, Gotze memutuskan kembali ke Dortmund pada 2016 setelah gagal menjadi pemain inti.

6. Michael Rummenigge

Adik kandung Karl-Heinz Rummenigge ini tampil lebih dari 150 pertandingan bersama Munchen dan Dortmund. Michael merupakan bagian dari skuat Munchen yang merebut tiga gelar Bundesliga sepanjang 1985 hingga 1987.

Setelah pindah ke Dortmund pada 1988, Michael hanya mampu merebut dua gelar bersama Dortmund.

7. Mats Hummels

Hummels merupakan jebolan tim junior Munchen dan mulai memperkuat tim utama pada 2007. Namun, bek tengah timnas Jerman itu justru meroket kariernya bersama Dortmund mulai 2008 hingga 2016.

Setelah tiga musim kembali ke Munchen, Hummels memutuskan kembali pindah ke Dortmund pada 2019. Hummels merebut enam gelar untuk Dortmund dan tujuh gelar bersama Munchen.

8. Stefan Reuter

Reuter memperkuat Munchen sepanjang 1988 hingga 1991. Setelah bermain untuk Juventus pada musim 1991/1992, Reuter bergabung dengan Dortmund pada 1992 hingga pensiun pada 2004.

Reuter merebut sembilan gelar bersama Dortmund, termasuk tiga gelar Bundesliga dan satu trofi Liga Champions.


9. Robert Lewandowski

Lewandowski merupakan striker non-Jerman tersukses di Bundesliga. Pemain asal Polandia itu sukses menjadi mesin gol Dortmund sepanjang 2010 hingga 2014 dan Munchen 2014 hingga kini. (har/sry)