Beberapa kesebelasan kontestan Liga 1 2020 seperti Persiraja Banda Aceh dan Persib Bandung mendukung penyelenggaraan Liga 1 2020.
Lihat juga:MotoGP 2020 Vakum, Rossi Lebih Memilih Tidur |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Enggak masalah [harus tes setiap pertandingan dan menjalankan SOP] daripada harus tanpa penonton," sebut Sekretaris Umum Persiraja Rahmat Djailani kepada CNNIndonesia.com.
Kesebelasan-kesebelasan kontestan Liga 1 2020 baru memainkan tiga laga. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/foc) |
"Jangankan buat menambah protokol kesehatan, untuk operasional selama ini saja enggak cukup. Tapi kan klub enggak boleh tergantung dari itu [subsidi]. Kalau kompetisi jalan, kemudian ada penonton, klub pasti ada pemasukan dan itu bisa ikuti semua protokol kesehatan karena klub sudah ada pemasukan. Kalau tidak dengan penonton, bubar saja. Jangan lanjutkan liga," tegas Rahmat.
"Ya, harus siap dan kami akan bujetnya. Ya, kita harus siap dengan tatanan baru dengan prioritas kesehatan," ujar Teddy.
Selain tes Covid-19, pembatasan pergerakan orang dari satu wilayah ke wilayah lain juga harus diperhatikan seperti penerapan Surat Izin Keluar Masuk di wilayah DKI Jakarta.
"Jika sistem dan format lama dengan subsidi lama di kondisi seperti ini, ya tidak cukup dan pasti klub tidak mau. Ini bukan soal akomodasi saja, tapi untuk menggelar pertandingan biaya SOP-nya besar," ucap Yoyok.
[Gambas:Video CNN] (ttf/nva)
Kesebelasan-kesebelasan kontestan Liga 1 2020 baru memainkan tiga laga. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/foc)