LeBron lewat unggahan di Instagram dua kali mengkritik kepolisian di Minneapolis terkait kematian Floyd.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Instagram]
Dikutip dari CNN, foto tersebut memiliki arti LeBron ingin masyarakat AS mengerti apa yang diperjuangkan Kaepernick pada NFL musim 2016. Ketika itu Kaepernick yang masih memperkuat San Francisco 49ers memilih berlutut saat lagu kebangsaan Amerika Serikat berkumandang.
Suara LeBron
LeBron konsisten mengeluarkan suara kritikan terhadap polisi dan pemerintah AS. Mantan pemain Miami Heat dan Cleveland Cavaliers itu tidak takut mengomentari isu sosial.
Sebelumnya, LeBron memberi komentar terkait penembakan pemuda kulit hitam Trayvon Martin dan Michael Brown, serta Garner yang meninggal karena tercekik Pantaleo saat ingin ditahan pada Juli 2014.
[Gambas:Video CNN]
Sebelum kematian Floyd, LeBron mengomentari penembakan pemuda kulit hitam Ahmaud Arbery hingga meninggal saat sedang melakukan jogging di Brunswick, Georgia, Februari 2020. LeBron menuntut keadilan untuk keluarga Arbery.
Sikap LeBron ini membuatnya dianggap sebagai atlet yang lebih hebat daripada Michael Jordan, setidaknya dari isu sosial, terutama ketidakadilan terhadap masyarakat kulit hitam. LeBron tidak khawatir mendapat kritikan dari masyarakat, penggemar, atau kehilangan sponsor karena sikapnya.
Jordan, yang dianggap sebagai atlet bola basket terhebat sepanjang sejarah, sempat mendapat kritikan karena sikap politik. Pada 1990, Jordan menolak memberi dukungan untuk Harvey Gantt yang bersaing dengan politikus kulit putih Partai Republik Jesse Helms untuk menjadi Senator North Carolina.
Lihat juga:Liverpool Bisa Juara Liga Inggris 20-22 Juni |
"Orang-orang pendukung Partai Republik juga membeli sepatu [Nike]," ujar Jordan ketika itu.
Tindakan Jordan membuat mantan pemain Chicago Bulls itu mendapat kecaman. Jordan dianggap tidak peduli dengan kekerasan terhadap masyarakat kulit hitam, terutama Helms dikenal sebagai sosok rasial.
Dalam dokumenter 'The Last Dance', Jordan mengakui pernah mengatakan "Orang-orang pendukung Partai Republik juga membeli sepatu" dan tidak mau mengkoreksi ucapannya. Jordan, sebagai atlet, mengatakan tidak mau terlibat dalam masalah politik. (har)
