Bintang Paris Saint-Germain Kylian Mbappe menjadi salah satu pesepakbola yang menunjukkan solidaritas terkait meninggalnya Floyd pada 25 Mei 2020.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan striker timnas Inggris yang kini jadi pakar sepak bola, Ian Wright, tidak ingin ketinggalan dalam menyuarakan protesnya atas insiden tersebut. Wright mengaku lelah dengan diskriminasi.
[Gambas:Video CNN]
Dua pesepakbola wanita asal Inggris, Anita Asante dan Rinsola Babajide mengecam peristiwa brutal tersebut. Babajide menyebut kepolisian tidak bisa berkelit dari masalah ini.
"Gila, apa yang terjadi di AS membunuh kami, hanya karena warna kulit kami. Memilukan untuk melihatnya. Kita harus tetap bersama-sama. Polisi benar-benar tidak bisa lolos dengan masalah ini. Kapan itu akan berakhir?" kata Babajide.
Dari cabang olahraga tenis, Naomi Osaka, mendukung aksi protes besar-besaran di Minneapolis yang memprotes kematian Floyd.
Sebelum atlet-atlet dunia tersebut, atlet-atlet Amerika Serikat lebih dahulu menunjukkan kegeramaannya dengan kejadian ini.
Atlet american football, Tom Braddy, pebasket LeBron James dan Stephen Curry, striker Orlando Pride Alex Morgan, serta gelandang FC Schalke Weston McKennie merupakan sebagian atlet AS yang menuntut keadilan atas tewasnya George Floyd.
