Selepas mencetak gol untuk membantu Borussia Dortmund mengalahkan Paderborn, Sancho menunjukkan kaus dalam yang bertuliskan 'Justice for George Floyd'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gestur berlutut meniru gaya yang dipopulerkan atlet American Football, Nicolas Kapernick, untuk memprotes perlakuan terhadap orang kulit hitam di Amerika Serikat yang kembali populer setelah tragedi yang menewaskan Floyd.
Marcus Thuram merayakan gol dengan berlutut dan menunduk. (AFP/MARTIN MEISSNER) |
Bintang muda Perancis Kylian Mbappe juga turut menampilkan solidaritas atas tragedi yang merenggut nyawa Floyd pada 25 Mei 2020.
Dalam unggahan di Twitter, Mbappe menuliskan emoticon siluet orang bersuara dan kepalan tangan disertai tanda pagar keadilan untuk George.
Atlet-atlet Amerika Serikat dari berbagai cabang olahraga seperti Carmelo Anthony, Jaylen Brown, LeBron James, Stephen Curry, Tom Braddy, Serena Williams, dan Alex Morgan turut menyuarakan keadilan atas tewasnya Floyd.
Floyd yang merupakan warga Amerika berkulit hitam meninggal saat dalam penahanan polisi. Sebelum tewas Floyd mendapat perlakuan buruk dari seorang petugas polisi, Derek Chauvin, yang menahan lehernya di aspal dengan menggunakan lutut.
[Gambas:Video CNN]
(afp/nva)
Marcus Thuram merayakan gol dengan berlutut dan menunduk. (AFP/MARTIN MEISSNER)