Liverpool Berlutut, Tanda Simpati untuk George Floyd

CNN Indonesia | Selasa, 02/06/2020 08:05 WIB
Liverpool's Mohamed Salah, 2nd right, celebrates with teammates after scoring his sides third goal during the English Premier League soccer match between Liverpool and Southampton at Anfield Stadium, Liverpool, England, Saturday, February 1, 2020. (AP Photo/Jon Super) Liverpool menunjukkan simpati atas kematian George Floyd. (AP Photo/Jon Super)
Jakarta, CNN Indonesia -- Liverpool menyampaikan pesan simpati pada kematian George Floyd dan dukungan pada gerakan 'Black Lives Matter' dengan seluruh skuat berlutut di Anfield.

Liverpool mengunggah video saat seluruh skuat mereka membentuk lingkaran tepat di tengah lapangan tempat biasanya pemain melakukan kick-off. Seluruh skuat berada dalam posisi berlutut.


"Menindaklanjuti kematian George Floyd di Amerika Serikat dan reaksi global yang terjadi berikutnya, pemain-pemain The Reds ingin menunjukkan solidaritas," tulis Liverpool dalam situs resmi mereka.


Liverpool sendiri menyebut aksi tersebut berasal dari inisiatif para pemain. Para pemain Liverpool lalu menuliskan kalimat "Persatuan adalah kekuatan. Black Lives Matter."



George Floyd meninggal dunia pada 25 Mei lalu lantaran lehenya ditekan oleh lutut polisi bernama Derek Chauvin.

Peristiwa meninggalnya Floyd memunculkan demonstrasi besar-besaran di sejumlah kota di Amerika Serikat hingga satu pekan setelah tragedi tersebut terjadi.
GIF Banner Promo Testimoni


Skuat Liverpool saat ini sendiri tengah bersiap menghadapi dimulainya kembali Liga Inggris. Liga Inggris direncanakan bakal kembali bergulir pada 17 Juni.

Liverpool kini hanya butuh enam poin untuk mengunci gelar juara Liga Inggris. Liverpool terakhir kali juara Liga Inggris pada 1990. (ptr/ptr)

[Gambas:Video CNN]