D'Aversa mengaku memiliki gejala ringan pada Maret lalu. Akan tetapi, ia baru mengetahui tertular virus corona saat menjalani tes darah baru-baru ini sebelum Serie A dilanjutkan kembali pada Juni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hanya memiliki gejala ringan, jadi hal itu tidak dikonfirmasi sampai melakukan tes darah [terinfeksi Covid-19]," kata D'Aversa kepada Parma Today.
"Suhu tubuh saya sedikit meningkat selama beberapa hari setelah pertandingan melawan SPAL," ucap pelatih kelahiran Jerman itu menambahkan.
Mantan pelatih Virtus Lanciano itu menjelaskan, gejala ringan yang dihadapinya pada tiga bulan lalu bukan masalah besar, sehingga dianggap tidak perlu tes swab.
"Itu baru saja dikonfirmasi dengan tes darah untuk menemukan antibodi selama beberapa hari terakhir. Biasanya suhu tubuh saya meningkat atau menurun setiap tahunnya pada periode sekarang," tutur D'Aversa.
"Saya bertanggung jawab karena tidak membahayakan siapa pun," kata D'Aversa.
"Saya memiliki perasaan positif, mengingat kami akan kembali, bisa berlatih lagi, dan mulai berbicara tentang kompetisi membuat semuanya positif," ujar D'Aversa melanjutkan. (sry)
