Thompson percaya bahwa Bruce Lee merupakan bintang besar yang tidak hanya bisa mengimbangi petarung-petarung MMA melainkan ada di level yang sama dengan petarung kelas elite seperti McGregor.
"Jika Brue Lee ada di usia emasnya hari ini, kita akan melihatnya di UFC. Dia akan ada di posisi yang ditempati oleh Conor McGregor. Dia akan jadi sosok seperti itu," ucap Thompson dikutip dari SCMP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Brue Lee punya seni berbicara, dia sangat menyenangkan untuk ditonton, dia akan ada di puncak olahraga ini," tutur Thompson.
"Brue Lee adalah yang pertama memprediksi bahwa seluruh ilmu bela diri suatu hari nanti akan bisa ditampilkan bersama dan itulah yang kita miliki saat ini lewat Mixed Martial Arts."
"Saat di tahun 70-an, kalian tentu tidak akan melihat banyak pemilik bela diri kung fu ikut berlatih tentang teknik take down dan grappling. Padahal itulah yang ia [Bruce Lee] lakukan," ujar Thompson.
Thompson tanpa ragu mengakui bahwa Bruce Lee merupakan sosok idola bagi dirinya sejak kecil.
"Dia adalah salah satu pahlawan saya ketika saya tumbuh. Saya menonton filmnya. Dia adalah inspirasi karena sikapnya membuat bela diri menjadi menyenangkan dan keren. Saya selalu ingin jadi seperti dirinya."
"Sebelum dirinya, bela diri benar-benar bergantung pada disiplin. Petarung tidak akan pergi ke sasana lain dan belajar bela diri lainnya. Hal itu tidak terjadi hingga akhir 80-an. Kini, semua petarung harus belajar segalanya. Bila tidak memiliki gaya bela diri lain, petarung akan tertinggal."
Kisah hidup Bruce Lee bakal ditayangkan dalam serial dokumenter seperti halnya Michael Jordan dalam serial 'The Last Dance'. (ptr/har)
