Meski balapan GP F1 Singapura masih lebih dari tiga bulan lagi, namun pengerjaan konstruksi dan bisnis terkait GP F1 Singapura terkendala pembatasan nasional oleh pemerintah setempat.
Lihat juga:Rossi Lebih Menghargai MotoGP 2020 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada akhirnya, kesehatan dan keselamatan kontraktor dan pekerja mereka, penonton, kru Formula 1, staf, dan sukarelawan marshal prioritas nomor satu kami dan kami berterima kasih kepada semua orang atas kesabaran dan dukungan mereka yang tak tergoyahkan sejauh ini," ucap Syn menambahkan.
"Kami berharap bisa menyambut para penggemar balapan musim depan dan berharap komunitas Formula 1 bisa memulai musim ini pada Juli," tutur Syn.
Senada dengan Colin Syn, Direktur Dewan Olahraga dan Pariwisata Singapura Ong Ling Lee juga menantikan GP F1 Singapura musim depan. Lee mengaku sepakat dengan pembatalan F1 Singapura karena alasan kesehatan dan keselamatan warganya.
"Kami bangga dengan rekam jejak kami menjadi tuan rumah balapan jalanan malam F1 pertama dan satu-satunya selama 12 tahun terakhir, dan kami menantikan kembalinya tahun depan," ucap Lee menambahkan. (sry/har)
