Sejak saat itu The Diamond, julukan Poirier, bertekad revans dengan petarung asal Republik Irlandia tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak, tidak pernah. Dari tim saya, saya memberi tahu mereka secara terbuka, bahwa saya harus melakukannya," tutur Poirier.
McGregor memilih mundur lantaran tidak mendapatkan jadwal bertarung dengan petarung-petarung papan atas UFC seperti Khabib Nurmagomedov atau Justin Gaethje.
Setelah mengalahkan Tony Ferguson, Gaethje dijadwalkan UFC akan melawan Khabib sebagai juara kelas ringan. Sementara itu, McGregor perlu melawan petarung top kelas ringan lainnya sebelum menghadapi Khabib dalam perebutan sabuk juara.
Poirier vs McGregor dinilai sebagai pertarungan ideal karena keduanya merupakan petarung ulung di kelas ringan.
Poirier mengatakan kekalahan dari McGregor menjadi titik tolak dalam kariernya di UFC. Karena saat ini Poirier termasuk ke dalam petarung papan atas UFC. (sry/jun)
