Lin Dan Pensiun, Fantastic Four Badminton Resmi Berakhir

CNN Indonesia | Senin, 06/07/2020 13:07 WIB
Taufik Hidayat bersama Lee Chong  Wei dan Peter Gade di acara Yonex The Legends' Vision Lin Dan menyusul LCW, Taufik, dan Peter Gade pensiun dari badminton. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar Idaman)
Jakarta, CNN Indonesia --

Keputusan pensiun Lin Dan memastikan berakhirnya fantastic four badminton era 2000-an yang juga terdiri dari Taufik Hidayat, Lee Chong Wei, dan Peter Gade.

Di era 2000-an, Lin Dan, Lee Chong Wei, Taufik, dan Peter Gade adalah bintang-bintang di nomor tunggal putra yang menjadikan nomor tersebut bertahan sebagai nomor paling bergengsi. Karisma kuat yang dimiliki empat pemain ini membuat mereka jadi ikon persaingan di nomor tunggal putra di era tersebut.

Peter Gade jauh lebih tua dibandingkan tiga pemain lainnya karena ia merupakan kelahiran tahun 1976. Peter Gade memutuskan gantung raket pada 2012 saat usianya menginjak 36 tahun.


Dalam perjalanan kariernya, Peter Gade meraih satu medali perak dan empat medali perunggu Kejuaraan Dunia. Peter Gade juga sempat memenangkan gelar All England.

Denmark's Peter Hoeg Gade (R) returns the shuttlecock against Malaysia's Lee Chong Wei (L) during the men's singles final match in the 2009 Yonex Korea Badminton Super Series in Seoul on January 18, 2009. Gade won the match 21-18, 10-21, 21-17. AFP PHOTO/PARK JI-HWAN (Photo by PARK JI-HWAN / AFP)Lee Chong Wei dan Peter Gade. (PARK JI-HWAN / AFP)

Taufik Hidayat yang merupakan kelahiran 1981 menyusul pensiun di tahun 2013. Taufik Hidayat pensiun dengan catatan telah meraih emas Olimpiade, emas Kejuaraan Dunia plus perak dan perunggu dari kompetisi tersebut, serta dua medali emas Asian Games.

Lee Chong Wei dan Lin Dan jadi dua pebulutangkis tersisa yang memutuskan untuk melanjutkan perjalanan karier jauh lebih lama dibandingkan Peter Gade dan Taufik.

Lee Chong Wei dan Lin Dan bahkan masih jadi pebulutangkis papan atas hingga periode 2017. Lee Chong Wei masuk final Olimpiade 2016 sedangkan Lin Dan masih meraih perak Kejuaraan Dunia 2017.

Keinginan Lee Chong Wei untuk terus bermain bahkan tak surut ketika ia mengidap kanker nasofaring. Sedangkan Lin Dan pernah menyatakan belum berminat pensiun selama Lee Chong Wei belum pensiun.

Lee Chong Wei dan Lin Dan sempat diyakini bakal berusaha keras untuk bisa tampil di Olimpiade 2020. Namun Lee Chong Wei kemudian mengumumkan pensiun pada tahun lalu.

Winner Lin Dan of China (R) poses with runner-up Lee Chong Wei of Malaysia (L) on the podium during the awards ceremony following the men's singles final match at the Malaysia Open Badminton Superseries in Kuching on April 9, 2017. (Photo by MOHD RASFAN / AFP)Lin Dan dan Lee Chong Wei gantung raket jauh lebih lama dibandingkan Taufik dan Peter Gade. (MOHD RASFAN / AFP)

Lee Chong Wei pensiun dengan status sebagai raja turnamen karena jadi pemain paling banyak mengoleksi gelar juara di BWF Tour. Lee Chong Wei mengoleksi tiga medali perak Olimpiade dan tiga medali perak Kejuaraan Dunia.

Lin Dan kemudian jadi pemain terakhir dari 'fantastic four' yang mengumumkan pensiun. Lin Dan jadi pemain paling bersinar di generasinya dengan catatan lima gelar juara dunia dan dua emas Olimpiade. Hal itu masih ditambah sukses memenangkan Piala Thomas dan Piala Sudirman untuk China.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Dengan keputusan pensiun Lin Dan, era emas generasi 2000-an telah berakhir. Kini badminton tunggal putra bakal diisi oleh persaingan baru yang diramaikan oleh kehadiran pemain muda macam Kento Momota, Viktor Axelsen, Jonatan Christie, dan Anthony Ginting.

(ptr/nva)

[Gambas:Video CNN]