Legenda MU: Salah dan Ronaldo Sama-sama Egois

Nova Arifianto, CNN Indonesia | Selasa, 15/09/2020 19:26 WIB
Salah satu pemain legendaris MU, Gary Neville, menyamakan Mohamed Salah dan Cristiano Ronaldo karena sifat egois di atas lapangan. Mohamed Salah mencetak tiga gol di laga pertama Liverpool musim ini. (AP/Shaun Botterill)
Jakarta, CNN Indonesia --

Salah satu pemain legendaris Manchester United, Gary Neville, menyamakan Mohamed Salah dan Cristiano Ronaldo karena sifat egois di atas lapangan.

Tiga gol Salah pada laga pertama Liverpool di Liga Inggris mendapat perhatian dari Neville. Menurut mantan bek kanan timnas Inggris tersebut, Salah merupakan pemain yang bakal mempertahankan produktivitas gol pada musim ini.

Di balik performa ketajaman Salah, Neville melihat pemain asal Mesir itu memiliki kecenderungan sulit disukai oleh fan atau rekan setim karena egois.


"Anda berpikir mengenai perbedaan mental antara [Sadio] Mane dan Salah. Mane gampang disukai. Saya rasa pemain-pemain mencintai dia, dia memberikan segalanya setiap hari, dia tidak egois untuk tim," kata Neville.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Keberadaan Salah dan Mane dengan gaya yang tak sama di Liverpool saat ini mengingatkan Neville akan duet Ronaldo dan Wayne Rooney.

"Saya pikir Salah akan mencetak gol lebih banyak dari Mane, bukan karena Mane tidak hebat. Dia hebat seperti Rooney, tetapi alasan pemain-pemain [seperti Salah atau Ronaldo] berbeda adalah karena mereka memiliki sesuatu seperti mereka pulang dan mengguncang dunia."

"Sementara Rooney atau Mane, mereka merasa bahwa tim harus menang dan berpikir 'saya harus memberikan segalanya, saya akan berjuang untuk tim saya dan teman-teman', tetapi Salah tidak melakukan itu," terang Neville dalam acara Monday Night Football dilansir dari Sky Sports.

Salah sudah menjalani musim keempat bersama The Reds setelah dibeli dari AS Roma pada 2017. Dua musim pertama bersama Merseyside Merah, Salah mengoleksi trofi top skor Liga Inggris.

Musim lalu Salah kalah bersaing melawan Jamie Vardy dan berada di luar tiga besar pencetak gol terbanyak, namun berhasil mengantar Liverpool menjadi juara Premier League untuk kali pertama sepanjang sejarah.

(nva/sry)

[Gambas:Video CNN]