Ronaldo, Dari Sepak Bola Jalanan ke Panggung Piala Dunia

CNN Indonesia | Selasa, 22/09/2020 18:07 WIB
Ronaldo Luis Nazario de Lima sepanjang kariernya telah membela banyak klub, mulai dari Cruzeiro, Barcelona, Inter Milan hingga Real Madrid. Ronaldo Nazario sudah dua kali juara dunia bersama Brazil. (AFP PHOTO / RABIH MOGHRABI).
Jakarta, CNN Indonesia --

Ronaldo Luis Nazario de Lima adalah sebuah fenomena dalam dunia sepakbola. Dia menjadi pemain besar dunia yang memulai kariernya dari sepak bola jalanan di Rio de Janeiro, Brazil.

Hari ini Ronaldo berulang tahun ke-44. Dia lahir di wilayah kumuh di Bento Ribeiro, 22 September 1976. Seperti anak-anak kecil Brazil yang bermimpi menjadi pemain sepakbola dari atas aspal, Ronaldo pun begitu.

Bakat dan kemahirannya memainkan si kulit bundar di jalanan tercium legenda Brazil Jairzinho. Dia pun memulai sepak bola profesionalnya di Cruzeiro pada 1993. Di Cruzeiro, Ronaldo hanya bermain semusim sebelum terbang ke Eropa setelah PSV Eindhoven tertarik dengan bakatnya.


Di Belanda, Ronaldo tampil memukau bersama PSV. Total 54 gol dan 7 assist dia ciptakan selama dua musim bermain di PSV.

Penampilan cemerlang Ronaldo membuat Barcelona kepincut. Dengan mahar 15 juta euro, Ronaldo pindah ke Camp Nou pada 1996.

Ronaldo semakin ciamik berseragam biru-merah. Dia langsung menjadi idola di sana. Di musim 1996/1997 itu, Ronaldo mencetak 47 gol dan 12 assist dari 49 laga di semua ajang.

Banner gif video highlights MotoGP

Ronaldo cuma semusim di Barcelona. Azulgrana menjualnya ke Inter Milan 1997 dengan harga 28 juta euro. Di Inter, dia menghabiskan waktu 5 musim sebelum dijual ke Real Madrid pada 2002.

Namun di Inter, Ronaldo mendapat cedera lutut parah, cedera yang membuat Ronaldo tak lagi sama.

Di Real Madrid, Il Fenomeno tetap garang meski beberapa kali cedera lututnya kambuh. Catatannya selama lima musim bersama Los Blancos, 104 gol dan 35 assist dari 177 laga.

l'attaquant vedette de l'Inter Ronaldo (D) dborde le strasbourgeois Godwin Okpara, le 25 novembre  Strasbourg, lors de la rencontre RC Strasbourg/Inter de Milan comptant pour les 8e de finale-aller de la coupe UEFA de football. (IMAGE ELECTRONIQUE) (Photo by FRANCK FIFE / AFP)Ronaldo mengalami cedera serius kala membela Inter Milan. (AFP/FRANCK FIFE).

Setelah itu, dengan riwayat cedera dan usia yang menua, Ronaldo tetap menjadi daya tarik sejumlah klub. Pada 2007, AC Milan pun dipilih sebagai pelabuhan berikutnya, yang ternyata juga menjadi karier terakhirnya di Eropa.

Ronaldo hanya dua musim bermain di Milan. Torehan golnya jauh menurun. Pun dengan jumlah pertandingannya. Total dia hanya dimainkan dalam 20 laga, serta hanya mencetak 9 gol dan 5 assist.

Setelah dilepas Milan pada 2008, Ronaldo sempat tanpa klub. Sebelum akhirnya dia pulang ke kampung halaman dan menerima pinangan Corinthians pada 2009. Bermain 40 laga bersama Corinthians, Ronaldo mengemas 21 gol dan 6 assist. Setelah dua tahun di Corinthians Ronaldo memilih gantung sepatu pada 2011.

Ballon d'Or dan Piala Dunia

Ronaldo meraih banyak gelar individu maupun bersama tim. Dia dua kali memenangkan Ballon d'Or pada 1997 dan 2002.

Sementara bersama Brazil, Ronaldo memenangkan dua Piala Dunia pada 1994 dan 2002. Bersama Brazil, Ronaldo juga memenangkan dua kali Copa America 1996 dan 1998.

Sementara di level klub, Ronaldo hanya dua kali juara liga ketika berseragam Real Madrid 2002/2003 dan 2006/2007. Di Inter, dia sekali memenangkan Piala UEFA 1997/1998.

Raihan itu belum menghitung capaian-capaian lain yang diraih bersama klub-klub yang pernah dia bela.

Meski sudah pensiun, Ronaldo tetaplah Ronaldo. Dia telah meninggalkan jejak manis yang paling fenomenal di jagat sepakbola.

Gocekan dan kelihaiannya melewati bek lawan akan selalu diingat pecinta sepak bola. Tak terkecuali ketika dia terkapar di atas lapangan mengerang kesakitan sembari memegangi lututnya.

Selamat ulang tahun, Il Fenomeno!

[Gambas:Instagram]

(osc/jal)

[Gambas:Video CNN]