Karier Guardiola Ternoda Usai Man City Dibantai Leicester

CNN Indonesia | Senin, 28/09/2020 01:17 WIB
Karier Pep Guardiola sebagai pelatih ternoda setelah Manchester City dibantai Leicester City 2-5 di Liga Inggris. Tim asuhan Pep Guardiola untuk pertama kalinya kalah dengan kebobolan lima gol. (AP/Miguel A. Lopes)
Jakarta, CNN Indonesia --

Karier Pep Guardiola sebagai pelatih ternoda setelah Manchester City dibantai Leicester City 2-5 pada pekan ketiga Liga Inggris di Stadion Etihad, Minggu (27/9) waktu setempat.

Dilansir Opta, Guardiola sudah melakoni 686 pertandingan sejak memutuskan berkarier sebagai pelatih. Sejak saat itu, tim asuhan Guardiola tidak sekalipun kebobolan lima gol hingga akhirnya rekor itu dinodai oleh Leicester.

Leicester jadi satu-satunya tim yang bisa lima kali membobol gawang tim asuhan Guardiola. Kekalahan dengan skor telak ini juga merusak torehan di Stadion Etihad.


Kemenangan 5-2 Leicester atas Man City jadi yang pertama kali dari 438 di semua ajang gawang The Citizens kebobolan lima kali di Stadion Etihad.

Kekalahan telak ini terjadi karena performa buruk lini belakang Man City. Hal ini lantaran tiga dari lima gol The Foxes tercipta melalui penalti setelah pelanggaran tak perlu yang dilakukan bek-bek Man City.

Kyle Walker, Eric Garcia, dan Benjamin Mendy jadi penyebab utamanya. Tiga kesalahan elementer itu pun bisa dikonversi jadi gol berkat dua penalti yang dieksekusi Jamie Vardy dan satu lagi oleh Youri Tielemans.

Banner gif video highlights MotoGP

Vardy sendiri tampil gemilang di laga ini. Ia berhasil mencetak tiga gol alias hattrick dan dua gol lainnya disumbangkan Tielemans dan pemain pengganti James Maddison.

Sementara itu, dua gol Man City dicetak Riyad Mahrez dan bek anyar Nathan Ake. Hasil ini juga menjadi kekalahan pertama Man City di musim ini dari dua laga yang sudah dilakoni

Di pertandingan pertama musim ini, skuad asuhan Guardiola berhasil mengalahkan Wolverhampton Wanderers 3-1 di Stadion Molineux, 22 September lalu.

(jal/jal)

[Gambas:Video CNN]