PBSI Cari Ketua Baru, Munas Digelar 5 November 2020

x, CNN Indonesia | Selasa, 13/10/2020 13:52 WIB
PP PBSI bakal menggelar Musyawarah Nasional (Munas) untuk mencari sosok Ketua Umum untuk periode 2020-2024. Periode kepengurusan PBSI era Wiranto selesai di 2020. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) untuk mencari sosok baru Ketua Umum periode 2020-2024 d Serpong, Banten pada 5-6 November mendatang.

Munas merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tubuh PBSI yang salah satu agendanya memilih ketua umum PP PBSI. Pengurus Provinsi PBSI Banten akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Munas PBSI 2020-2024.

Persiapan sudah dilakukan PBSI sejak dini seperti menyusun kepanitiaan, baik kepanitiaan steering committee, organizing committee dan termasuk Tim Penjaringan yang berisi lima orang. Edi Sukaro yang merupakan Kepala Bidang Organisasi PBSI ditunjuk sebagai Ketua Tim Penjaringan yang bertugas menyeleksi bakal calon ketua umum melalui persyaratan yang telah ditetapkan.


Selain memilih calon ketua umum, Munas PBSI juga berisi agenda penyempurnaan AD/ART. Draft dan konsep-konsep penyempurnaan AD/ART sudah rampung disusun oleh tim pokja penyempurnaan AD/ART dan telah siap untuk dibawa ke forum di Munas.

Ketua Umum PB PBSI Wiranto (tengah) menyalami para atlet saat menghadiri pertemuan pengurus dengan atlet di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (26/1). Wiranto menyatakan akan merenovasi Pelatnas Cipayung pada Februari 2017 guna menunjang pelatihan para atlet. ANTARA FOTO/Indrianto Eko SuwarsoPBSI akan memiliki Ketua Umum baru periode 2020-2024. ( ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

"PP PBSI telah melakukan sejumlah persiapan awal menuju Munas dengan membentuk kepanitiaan dan tim Penjaringan. Kami juga telah menyiapkan draft penyempurnaan AD/ART yang akan dibahas di Munas," ujar Achmad Budiharto, Sekretaris Jenderal PP PBSI melalui rilis resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (13/10).

Perubahan AD/ART dilakukan untuk menyempurnakan konstitusi tertinggi di PBSI. Termasuk di dalamnya aturan-aturan yang sudah tidak sesuai dengan perkembangan zaman untuk dapat diperbaharui atau ditambahkan.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Munas PBSI 2020-2024, Edi Sukarno, mengatakan bahwa timnya telah menyusun agenda-agenda dan tahapan-tahapan proses penjaringan diantaranya sosialisasi kepada pengurus provinsi (pengprov) sebagai pemilik suara dalam pemilihan ketua umum.

"Kami telah mengirim surat edaran ke seluruh pengprov untuk memberitahukan bahwa mereka punya hak suara. Bagian sosialiasi selanjutnya adalah kepada masyarakat melalui media. Masyarakat yang berminat silahkan mencalonkan diri, tetapi berminat saja tidak cukup, harus ada dukungan dari pengprov," jelas Edi.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Setelah sosialisasi, tahap selanjutnya bakal calon ketua umum dapat mengambil formulir pendaftaran. Usai pengembalian formulir dan berbagai persyaratan yang telah ditetapkan, tim Penjaringan akan melakukan proses verifikasi persyaratan hingga akhirnya bisa mengumumkan calon ketua umum yang akan bersaing di Munas.

(TTF/ptr)

[Gambas:Video CNN]