5 Lawan yang Bisa Jegal Ambisi Indonesia di All England

ptr, CNN Indonesia | Minggu, 14/03/2021 15:00 WIB
Indonesia berharap bisa mendapat gelar di All England. Namun sejumlah lawan punya potensi mengadang mimpi Indonesia merebut juara. Viktor Axelsen jadi pebulutangkis tunggal putra terbaik berdasarkan prestasi dalam beberapa turnamen terakhir. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia berharap bisa mendapat gelar di turnamen badminton All England. Namun sejumlah lawan berat punya potensi mengadang mimpi Indonesia merebut juara.

Indonesia hanya mengirimkan tujuh wakil ke All England setelah Tommy Sugiarto batal ikut dan Gregoria Mariska mengalami cedera jelang keberangkatan.

Kekuatan Indonesia terdiri dari Jonatan Christie dan Anthony Ginting (tunggal putra), Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Fajar Alfian/Rian Ardianto (ganda putra), Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ganda putri), dan Praveen Jordan/Melati Daeva (ganda campuran).


Ketujuh wakil ini masuk dalam daftar unggulan sehingga mereka bisa diharapkan untuk merebut gelar juara. Namun perjalanan mereka menuju tangga juara tidak akan mudah. Pemain-pemain asal Jepang jadi musuh utama pemain Indonesia seiring absennya wakil dari China dan Korea Selatan.

Anthony Sinisuka GintingAnthony Ginting berada di blok atas bersama Kento Momota. (Dok. Humas PBSI)

Berikut musuh-musuh yang berpotensi menghancurkan mimpi Indonesia menjadi juara di All England:

1. Viktor Axelsen

Viktor Axelsen adalah pebulutangkis tunggal putra terbaik di dunia saat ini merujuk pada performa yang ia tampilkan. Meski di All England hanya ada di posisi unggulan kedua, Axelsen punya kepercayaan diri tinggi tiap hadapi turnamen saat ini.

Jonatan Christie kemungkinan besar bakal berjumpa Axelsen di babak perempat final bila ia mampu melewati barisan pemain Thailand yaitu Kunlavut Vitidsarn dan Sitthikom Thammasin di dua babak awal.

2. Kento Momota

Kembalinya Kento Momota tentu menambah ketat persaingan di All England. Momota ada di blok atas bersama Anthony Ginting.

Merujuk pada drawing, Ginting punya peluang terbuka untuk bisa terus melaju ke semifinal. Andai Ginting dan Momota terus lolos, keduanya bakal berjumpa di babak tersebut.

Japan's Kento Momota hits a return shot against China's Huang Yu Xiang during Malaysia Master men's single quarterfinals in Kuala Lumpur, Malaysia, Friday, Jan. 10, 2020.(AP Photo/Vincent Thian)Kento Momota kembali tampil di All England.  (AP Photo/Vincent Thian)

3. Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe

Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe adalah juara bertahan All England. Setelah absen di seri Thailand, Endo/Watanabe kembali beraksi di All England. Mereka adalah musuh utama tiga wakil unggulan Indonesia di nomor ini.

Endo/Watanabe berada di blok bawah bersama Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Hanya ada salah satu dari Ahsan/Hendra atau Fajar/Rian yang mungkin berjumpa Endo/Watanabe di babak semifinal.

Kevin Sanjaya/Marcus Gideon jadi runner-up All England 2020.Endo/Watanabe mengalahkan Kevin/Marcus di final All England tahun lalu. (Dok. PBSI)

Sementara itu Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon ada di blok atas. Meski terpisah blok dari Endo/Watanabe, Kevin/Marcus mesti mewaspadai Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy dan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dalam perjalanan menuju final.

[Gambas:Video CNN]

Tantangan Praveen/Melati Sebagai Unggulan Pertama

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK