Sabine Schmitz, Ratu Balap 24 Jam Meninggal Dunia

rhr, CNN Indonesia | Kamis, 18/03/2021 16:20 WIB
Sabine Schmitz pembalap wanita yang memenangkan balapan 24 Jam di Nurburgring meninggal dunia pada usia 51 tahun. Pembalap wanita Sabine Schmitz. (Foto: Tangkapan layar facebook Sabine Schmitz Motorsport)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sabine Schmitz, pembalap wanita perintis dan satu-satunya wanita yang memenangkan balapan 24 Jam di Nurburgring, meninggal dunia pada usia 51 tahun, Selasa (16/3).

Pembalap Jerman yang dijuluki 'Queen of the Nurburgring' itu meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit kanker yang diderita sejak 2017.

"Dia meninggal pada hari Selasa setelah perjuangan melawan kanker," menurut tweet dari Frikadelli Racing, tim motorsport yang didirikan Schmitz dengan suaminya Klaus Abbelen.


"Klaus Abbelen dan semua kerabat dan teman sangat sedih atas kehilangan dirinya," tulis tweet itu.

Schmitz dua kali memenangkan balapan ketahanan 24 jam di sirkuit Nurburgring yang sangat terkenal dengan mengendarai BMW M3 pda 1996 dan 1997. Di sini, dia dikenal sebagai "Ratu Nurburgring" setelah diperkirakan menempuh lebih dari 20.000 putaran di sirkuit ini.

Lalu pada 2008 dengan mengendarai Porsche, dia finis ketiga.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

Schmitz juga dikenal karena mengisi acara otomotif Inggris, Top Gear. Di mana dia berusaha mengemudikan mobil Ford Transit di sirkuit sepanjang 15 mil dalam waktu kurang dari 10 menit.

"Sabine adalah anggota tercinta dari keluarga Top Gear dan menjadi bagian dari tim presenter pada 2016, setelah pertama kali tampil di acara tersebut pada 2004," ujar produser eksekutif TopGear Clare Pizey seperti dilansir libertatea

"Kami merasa senang bekerja dengannya sebagai sebuah tim dan kami dikejutkan oleh berita ini. Sabine selalu memancarkan sikap positif, selalu membawa senyum nakal, tidak peduli betapa sulitnya zaman, dan merupakan kekuatan alam, model bagi pembalap wanita di dunia motorsport." tambah Clare Pizey.

Presenter Top Gear Chris Harris mengatakan Schmitz adalah orang yang luar biasa, kuat, dan lucu.

Sementara di halaman Twitter Formula 1 tertulis bahwa Schmitz adalah kekuatan alami yang menginspirasi generasi baru penggemar olahraga motor.

Sophia Floersch, yang menjadi pembalap F3 pertama pada tahun 2020, men-tweet belasungkawa saat dia mengaku sangat sedih kehilangan wanita penting di dunia motorsport.

Dia menulis: "Sabine adalah ratu di Nurburgring. Dia akan selalu tidak terjangkau di Neraka Hijau. Melihat balapannya sangat menginspirasi dan memotivasi. Saya turut berduka cita untuk keluarga. RIP Sabine."

Sirkuit Nurburgring juga memberikan penghormatan untuk Sabine Schmitz lewat akun media sosialnya: "Nurburgring telah kehilangan pembalap wanita paling terkenal."

"Sabine Schmitz meninggal terlalu dini setelah sakit yang lama. Kami akan merindukan dia dan sifat cerianya. Beristirahatlah dalam damai Sabine "

[Gambas:Instagram]

Formula 1 juga menambahkan dalam sebuah pernyataannya, "Kami semua sangat sedih mendengar Sabine Schmitz telah meninggal dunia. Bakat luar biasa dan orang luar biasa yang membuat kita semua tersenyum."

[Gambas:Video CNN]

(rhr/nva)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK