ANALISIS

Madrid vs Liverpool: Saat Tepat Balas Sakit Salah

jal, CNN Indonesia | Selasa, 06/04/2021 07:24 WIB
Liverpool masih menyimpan luka usai kalah dari Real Madrid di final Liga Champions musim 2017-2018, tiga tahun silam. Bintang Liverpool, Mohamed Salah dicederai kapten Real Madrid, Sergio Ramos di final Liga Champions. (AFP/GENYA SAVILOV)
Jakarta, CNN Indonesia --

Liverpool masih menyimpan luka usai kalah dari Real Madrid di final Liga Champions musim 2017-2018, tiga tahun silam. 

Liverpool harus mengakui keperkasaan Madrid di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina. The Reds takluk dengan skor 1-3 dari Madrid yang berhasil meraih gelar ke-13 di Liga Champions.

Kekalahan itu terasa makin menyakitkan karena Liverpool tidak bisa berjuang dengan seluruh kekuatan selama 90 menit. Daya ledak lini serang Liverpool tereduksi karena Mohamed Salah harus mengakhiri laga secara prematur.


Salah hanya bisa bermain selama 31 menit di partai final Liga Champions pertamanya. Penyerang sayap asal Mesir itu terpaksa digantikan oleh Adam Lallana karena cedera.

Salah harus ditarik keluar karena mengalami cedera bahu saat dilanggar kapten Madrid, Sergio Ramos. Dalam tayangan ulang Ramos terlihat sengaja menjepit lengan Salah hingga jatuh.

Salah meringis kesakitan usai insiden itu. Mantan pemain AS Roma itu bahkan tak kuasa menahan tangis saat berjalan ke lorong ruang ganti setelah dinyatakan oleh tim medis tidak bisa melanjutkan pertandingan.

Salah diketahui mengalami dislokasi bahu karena insiden dengan Ramos. Salah pun harus legawa menyaksikan perjuangan timnya dari bangku cadangan dan berada di pihak yang kalah pada akhir pertandingan.

Sebelum momen Salah cedera, Madrid mendapatkan tekanan bertubi-tubi dari Liverpool dan cukup beruntung gawang Keylor Navas tidak kebobolan. Namun, arah permainan perlahan berubah setelah Salah mengalami cedera bahu.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

'Strategi' Ramos mencederai Salah berjalan sempurna untuk Madrid. Liverpool bak kehilangan taring karena Sadio Mane dan Roberto Firmino kehilangan tandem ideal mereka di lini depan.

Los Merengues akhirnya mampu unggul lebih dulu 1-0 berkat gol Karim Benzema yang dibalas oleh Mane. Di sisa waktu pertandingan, Madrid menambah dua gol lagi melalui Gareth Bale.

Madrid berhasil mengangkat trofi Liga Champions ke-13 sekaligus yang ketiga beruntun. Sebaliknya Liverpool pulang dengan kepala tertunduk.

Liverpool harus menerima kenyataan jadi tim yang kalah. Tim kota pelabuhan kalah dengan rasa sakit karena mereka tidak bertarung dengan seluruh kekuatan usai Salah dicederai Ramos.

HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK