Man Utd vs Liverpool Resmi Ditunda

CNN Indonesia | Minggu, 02/05/2021 22:45 WIB
Protes besar-besaran yang terjadi di Stadion Old Trafford memaksa pertandingan Manchester United vs Liverpool ditunda. Duel MU vs Liverpool ditunda. (AP/Paul Ellis)
Jakarta, CNN Indonesia --

Protes besar-besaran yang terjadi di Stadion Old Trafford memaksa kick-off pertandingan Manchester United vs Liverpool pada pekan ke-34 Liga Inggris pada Minggu (2/5) ditunda.

Dikutip dari Manchester Evening News berdasarkan laporan Sky Sports, pihak Premier League merasa tidak mungkin menggelar duel Man Utd vs Liverpool sesuai jadwal sekitar pukul 04.30 sore waktu setempat setelah melihat aksi protes yang terjadi di Old Trafford.

Laporan tersebut juga menyebutkan, Premier League belum memberikan jadwal revisi untuk laga bigmatch Man United vs Liverpool.


"Saya baru saja menerima berita, bahwa para pemain saat ini masih terkunci di kamar hotel mereka, keamanan mereka adalah yang paling penting," ucap jurnalis Sky Sports Geoff Shreeves.

Rumor pertandingan MU vs Liverpool terancam batal itu mulai mengemuka ketika suporter Setan Merah kian masih saat 'membajak' Old Trafford.

Suporter tidak saja berteriak, tetapi juga mencabut bendera tendangan sudut, hingga memanjat gawang. Bahkan, dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, ada yang melempar dudukan kamera atau tripod.

Soccer Football - Manchester United fans protest against their owners before the Manchester United v Liverpool Premier League match - Manchester, Britain - May 2, 2021 Manchester United fans holding a banner in protest against their owners outside the stadium before the match Action Images via REUTERS/Carl RecineSuporter MU membajak Stadion Old Trafford. (Action Images via REUTERS/CARL RECINE)

Kabar pertandingan bisa batal atau ditunda itu diperkuat dengan tidak adanya tanda-tanda pemain meninggalkan hotel. Tim wasit pada pertandingan MU vs Liverpool juga tidak tampak di Stadion Old Trafford.

Suporter Man United menggelar demonstrasi besar-besaran sebagai wujud protes dari kebijakan pemilik klub, keluarga Glazer. Puncaknya, ketika Glazer membawa MU sebagai salah satu klub pendiri liga baru yang dianggap memisahkan diri dari UEFA, European Super League.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

Meskipun salah satu pemilik MU, Joel Glazer telah meminta maaf, namun sikap itu tidak cukup bagi suporter The Red Devils. Suporter tetap meminta keluarga Glazer pergi dari kepemilikan klub.

(sry/sry)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK