Alasan Timnas Indonesia Dibantai UEA 0-5

CNN Indonesia | Sabtu, 12/06/2021 04:40 WIB
Asisten pelatih Timnas Indonesia Choi In Cheul mengungkapkan faktor kekalahan telak 0-5 Skuad Garuda dari UEA di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Jumat (11/6). Kegagalan penalti Evan Dimas jadi salah satu faktor Indonesia dihajar UEA 0-5. (Media PSSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Asisten pelatih Timnas Indonesia Choi In Cheul mengungkapkan faktor kekalahan telak 0-5 Skuad Garuda dari Uni Emirat Arab (UEA) dalam pertandingan terakhir di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G di Stadion Zabeel, Jumat (11/6).

Dalam konferensi pers usai laga, Choi In Cheul menyinggung soal kegagalan Evan Dimas dalam mengeksekusi penalti di babak pertama.

Setelah tertinggal 0-2 di babak pertama lewat gol Ali Mabkhout dan Fabio Lima, Indonesia memiliki kesempatan memperkecil kedudukan lewat penalti di menit ke-37. Akan tetapi eksekusi yang diambil Evan Dimas ditepis kiper lawan.


Kegagalan mencetak gol itu dianggap tim pelatih Skuad Garuda memengaruhi performa para pemainnya sehingga kalah telak 0-5 di pertandingan pemungkas tersebut.

"Kualitasnya [Indonesia] kita akui jauh dari lawan. Kami ucapkan selamat kepada Uni Emirat Arab," ujar Choi In Cheul.

Timnas Indonesia vs Oman pada laga uji coba di Dubai (29/5/2021)Timnas Indonesia dianggap memiliki masa depan cerah. (Media PSSI)

"Mungkin karena gagal penalti [kalah telak]. Kalau penalti itu jadi gol, mungkin bisa memberikan suasana bagus untuk Timnas Indonesia, ucap Choi In Cheul menambahkan.

Choi In Cheul menegaskan pihaknya tidak senang dengan kekalahan 0-5 itu. Meski demikian, dia yakin ke depannya Indonesia bisa mendapatkan hasil yang lebih bagus.

Banner Euro 2020

"Kami akan belajar dari pengalaman kekalahan ini, kami pasti akan berkembang. Hal yang positif adalah, kami memiliki banyak pemain muda, jadi akan lebih baik lagi," tutur Choi In Cheul.

Minimnya pengalaman Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan di level senior disebut Choi In Cheul jadi faktor lain terpuruknya Timnas Indonesia di tangan UEA.

"Latihan dan persiapan kami cukup baik, tetapi kami kalah pengalaman karena mayoritas pemain muda. Tapi kami memiliki harapan bagus ke depannya, karena pemain kami masih muda-muda," kata Choi In Cheul.

(sry/sry)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK