Sejak awal permainan Portugal mengambil inisiatif untuk bermain menyerang, ini tak lepas lantaran Portugal membutuhkan kemenangan atau minimal hasil imbang untuk lolos ke babak 16 besar Euro 2020.
Insiatif Portugal untuk bermain menekan sejak menit awal ini menjadi pilihan yang tepat karena mereka sukses memaksa Prancis untuk bermain berhati-hati dan rapat di awal permainan.
Meski demikian, Prancis tak tinggal diam. Les Bleus juga merespons dengan memberikan perlawanan yang berarti pada Portugal sehingga membuat jual-beli serangan tak terhindarkan dalam pertandingan ini.
Prancis mendapatkan peluang emas pada menit ke-16 lewat Kylian Mbappe yang lolos dari jebakan offside. Sayang, tembakan bintang PSG itu masih dapat diblok kiper Portugal Rui Patricio.
Tiga menit kemudian, Portugal merespons lewat tembakan first time Ronaldo, namun masih belum mampu mengancam gawang Hugo Lloris.
Sekali lagi, Portugal sudah menunjukkan rencana yang baik di awal pertandingan dengan gencar melancarkan serangan.
Hasilnya, Ronaldo akhirnya membawa Portugal memimpin pada menit ke-30 lewat eksekusi penalti. Portugal mendapatkan hadiah penalti setelah Danilo dilanggar kiper Prancis saat Lloris berupaya mengamankan gawangnya dalam situasi tendangan bebas.
Foto: (AP/Franck Fife) Portugal lolos ke babak 16 besar Euro 2020.
Ronaldo yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Portugal unggul 1-0. Ini menjadi gol keempat Ronaldo di Euro 2020 dengan dia selalu mencetak gol di tiga pertandingan.
Sayangnya, Portugal tidak mampu mempertahankan keunggulan. Masalah tidak mampu mempertahankan keunggulan seakan mengulang kejadian saat Portugal melawan Jerman di laga sebelumnya.
Kali ini penyerang Prancis Karim Benzema mampu mencetak gol balasan pada menit ke-45 dan menutup pertandingan babak pertama berakhir 1-1.
Meski demikian, secara umum penampilan Portugal sejatinya cukup baik di babak pertama. Ronaldo dan kawan-kawan terlihat lebih menguasai di setiap lini permainan dan jarang berbuat kesalahan mendasar.
Para pemain Portugal tampak mengisi setiap sektor permainan dan ini sangat baik untuk dapat menguasai Prancis yang memiliki permainan kolektivitas yang baik.
Hanya saja andai pertahanan Portugal dapat bekerja lebih baik dalam pertandingan ini, maka bukan tidak mungkin Portugal dapat memenangkan pertandingan ini.
Sementara itu, penampilan Prancis juga layak mendapatkan apresiasi karena dapat merespons dominasi Portugal dengan memberikan ancaman lewat serangan balik cepat dan mematikan.
Dua gelandang Prancis Kante dan Paul Pogba menjadi salah satu kunci Prancis untuk memulai serangan bali dengan mengirimkan umpan yang memanjakan jajaran penyerang Les Bleus atau killer passing yang kerap membelah pertahanan Portugal.
Umpan-umpan seperti ini harus dipertahankan dan seharusnya lebih sering diterapkan oleh Prancis pada pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Pertandingan Portugal vs Prancis di Euro 2020 (Euro 2021) tak ubahnya menjadi arena atau panggung pertunjukkan bagi dua penyerang terbaik: Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo.
Benzema dan Ronaldo menjadi sorotan baik di babak pertama maupun di babak kedua. Penampilan keduanya seolah menutupi sinar Kylian Mbappe, Antoine Griezmann, atau Bruno Fernandes.
Setelah mencetak gol penalti di babak pertama, Benzema kembali membawa petaka bagi Portugal setelah mencetak gol keduanya pada menit ke-47 atau saat laga babak kedua belum lama dimulai.
Tetapi, satu menit kemudian giliran adegan Ronaldo yang merespons cepat lewat sundulan udara, meski upayanya tersebut belum berbuah gol lantaran masih melenceng tipis di samping gawang Prancis.
Benzema dan Ronaldo tampil sangat 'liar' dengan keduanya hampir selalu ditemukan di setiap area penyerangan: tengah, depan, kiri, dan kanan. Pergerakan keduanya sukses merusak konsentrasi pertahanan lawan mereka masing-masing.
Hingga Portugal akhirnya kembali mendapatkan penalti kedua pada menit ke-60. Ronaldo yang kembali menjadi eksekutor sukses menuntaskan tugasnya lewat gol kedua dari titik penalti.
Malam ini benar-benar menjadi malam bagi Ronaldo dan Benzema, dua sahabat yang pernah bersama di Real Madrid itu sama-sama mencetak dua gol dan sama-sama berhasil tampil menghibur.
Keduanya telah membuktikan menjadi inspirator yang baik bagi rekan-rekannya dan juga menjadi eksekutor yang sempurna saat bertugas mengeksekusi penalti.
Keduanya pun sama-sama tersenyum di akhir laga lantaran kedua negara sama-sama lolos ke babak 16 besar. Tanpa Benzema dan Ronaldo mungkin pertandingan tadi malam bakal berlangsung hambar.
Tetapi, dari sisi hasil pertandingan ini merupakan hasil yang adil bagi kedua belah pihak yang memang layak untuk ikut bersaing di babak 16 besar Euro 2020.
Bagi Portugal pencapaian ini mempertahankan rekor 100% mereka yang selalu lolos ke babak gugur dari delapan kali ambil bagian di Euro.
Selanjutnya, Portugal harus kembali bersiap-siap menghadapi lawan kuat di babak 16 besar. Ronaldo dan kawan-kawan akan menghadapi juara Grup B, Belgia, Senin (28/6) dini hari WIB.
Portugal tentu harus memperbaiki penampilan mereka demi mengantisipasi permainan cepat dan ketajaman serangan Belgia.
Sedangkan, Prancis akan menghadapi tim peringkat ketiga terbaik dari Grup A, Swiss, pada Selasa (30/6) dini hari WIB.
Karim Benzema dan kawan-kawan juga harus terus berbenah lantaran dalam tiga pertandingan grup, mereka terbukti cukup kesulitan dalam mencetak gol.
Sejak awal permainan Portugal mengambil inisiatif untuk bermain menyerang, ini tak lepas lantaran Portugal membutuhkan kemenangan atau minimal hasil imbang untuk lolos ke babak 16 besar Euro 2020.
Insiatif Portugal untuk bermain menekan sejak menit awal ini menjadi pilihan yang tepat karena mereka sukses memaksa Prancis untuk bermain berhati-hati dan rapat di awal permainan.
Meski demikian, Prancis tak tinggal diam. Les Bleus juga merespons dengan memberikan perlawanan yang berarti pada Portugal sehingga membuat jual-beli serangan tak terhindarkan dalam pertandingan ini.
Prancis mendapatkan peluang emas pada menit ke-16 lewat Kylian Mbappe yang lolos dari jebakan offside. Sayang, tembakan bintang PSG itu masih dapat diblok kiper Portugal Rui Patricio.
Tiga menit kemudian, Portugal merespons lewat tembakan first time Ronaldo, namun masih belum mampu mengancam gawang Hugo Lloris.
Sekali lagi, Portugal sudah menunjukkan rencana yang baik di awal pertandingan dengan gencar melancarkan serangan.
Hasilnya, Ronaldo akhirnya membawa Portugal memimpin pada menit ke-30 lewat eksekusi penalti. Portugal mendapatkan hadiah penalti setelah Danilo dilanggar kiper Prancis saat Lloris berupaya mengamankan gawangnya dalam situasi tendangan bebas.
Foto: (AP/Franck Fife) Portugal lolos ke babak 16 besar Euro 2020.
Ronaldo yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Portugal unggul 1-0. Ini menjadi gol keempat Ronaldo di Euro 2020 dengan dia selalu mencetak gol di tiga pertandingan.
Sayangnya, Portugal tidak mampu mempertahankan keunggulan. Masalah tidak mampu mempertahankan keunggulan seakan mengulang kejadian saat Portugal melawan Jerman di laga sebelumnya.
Kali ini penyerang Prancis Karim Benzema mampu mencetak gol balasan pada menit ke-45 dan menutup pertandingan babak pertama berakhir 1-1.
Meski demikian, secara umum penampilan Portugal sejatinya cukup baik di babak pertama. Ronaldo dan kawan-kawan terlihat lebih menguasai di setiap lini permainan dan jarang berbuat kesalahan mendasar.
Para pemain Portugal tampak mengisi setiap sektor permainan dan ini sangat baik untuk dapat menguasai Prancis yang memiliki permainan kolektivitas yang baik.
Hanya saja andai pertahanan Portugal dapat bekerja lebih baik dalam pertandingan ini, maka bukan tidak mungkin Portugal dapat memenangkan pertandingan ini.
Sementara itu, penampilan Prancis juga layak mendapatkan apresiasi karena dapat merespons dominasi Portugal dengan memberikan ancaman lewat serangan balik cepat dan mematikan.
Dua gelandang Prancis Kante dan Paul Pogba menjadi salah satu kunci Prancis untuk memulai serangan bali dengan mengirimkan umpan yang memanjakan jajaran penyerang Les Bleus atau killer passing yang kerap membelah pertahanan Portugal.
Umpan-umpan seperti ini harus dipertahankan dan seharusnya lebih sering diterapkan oleh Prancis pada pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Reuni Epik Benzema dan Ronaldo
Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema kembali satu lapangan. (Pool via REUTERS/FRANCK FIFE)
Pertandingan Portugal vs Prancis di Euro 2020 (Euro 2021) tak ubahnya menjadi arena atau panggung pertunjukkan bagi dua penyerang terbaik: Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo.
Benzema dan Ronaldo menjadi sorotan baik di babak pertama maupun di babak kedua. Penampilan keduanya seolah menutupi sinar Kylian Mbappe, Antoine Griezmann, atau Bruno Fernandes.
Setelah mencetak gol penalti di babak pertama, Benzema kembali membawa petaka bagi Portugal setelah mencetak gol keduanya pada menit ke-47 atau saat laga babak kedua belum lama dimulai.
Tetapi, satu menit kemudian giliran adegan Ronaldo yang merespons cepat lewat sundulan udara, meski upayanya tersebut belum berbuah gol lantaran masih melenceng tipis di samping gawang Prancis.
Benzema dan Ronaldo tampil sangat 'liar' dengan keduanya hampir selalu ditemukan di setiap area penyerangan: tengah, depan, kiri, dan kanan. Pergerakan keduanya sukses merusak konsentrasi pertahanan lawan mereka masing-masing.
Hingga Portugal akhirnya kembali mendapatkan penalti kedua pada menit ke-60. Ronaldo yang kembali menjadi eksekutor sukses menuntaskan tugasnya lewat gol kedua dari titik penalti.
Malam ini benar-benar menjadi malam bagi Ronaldo dan Benzema, dua sahabat yang pernah bersama di Real Madrid itu sama-sama mencetak dua gol dan sama-sama berhasil tampil menghibur.
Keduanya telah membuktikan menjadi inspirator yang baik bagi rekan-rekannya dan juga menjadi eksekutor yang sempurna saat bertugas mengeksekusi penalti.
Keduanya pun sama-sama tersenyum di akhir laga lantaran kedua negara sama-sama lolos ke babak 16 besar. Tanpa Benzema dan Ronaldo mungkin pertandingan tadi malam bakal berlangsung hambar.
Tetapi, dari sisi hasil pertandingan ini merupakan hasil yang adil bagi kedua belah pihak yang memang layak untuk ikut bersaing di babak 16 besar Euro 2020.
Bagi Portugal pencapaian ini mempertahankan rekor 100% mereka yang selalu lolos ke babak gugur dari delapan kali ambil bagian di Euro.
Selanjutnya, Portugal harus kembali bersiap-siap menghadapi lawan kuat di babak 16 besar. Ronaldo dan kawan-kawan akan menghadapi juara Grup B, Belgia, Senin (28/6) dini hari WIB.
Portugal tentu harus memperbaiki penampilan mereka demi mengantisipasi permainan cepat dan ketajaman serangan Belgia.
Sedangkan, Prancis akan menghadapi tim peringkat ketiga terbaik dari Grup A, Swiss, pada Selasa (30/6) dini hari WIB.
Karim Benzema dan kawan-kawan juga harus terus berbenah lantaran dalam tiga pertandingan grup, mereka terbukti cukup kesulitan dalam mencetak gol.