Bonus Olimpiade Tokyo 2020: Medali Emas Rp5 Miliar

CNN Indonesia
Kamis, 08 Jul 2021 12:51 WIB
Besaran bonus untuk atlet peraih medali di Olimpiade Tokyo 2020 tidak mengalami perubahan dari Olimpiade Rio 2016. Presiden Jokowi saat melepas kontingen Indonesia ke Olimpiade Tokyo 2020. (Lukas Biro Pers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kemenpora melalui Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto memastikan bonus yang bakal diraih atlet peraih medali di Olimpiade Tokyo 2020 tidak berubah dari bonus di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Gatot mengatakan atlet peraih medali emas di Olimpiade Tokyo akan mendapatkan bonus Rp5 miliar. Gatot juga memastikan bonus yang diterima para atlet nantinya tidak akan dipotong pajak seperti yang telah diterapkan di 2016.

"Bonus masih sama [dengan Olimpiade 2016]. Tidak ada perubahan kebijakan. Emas Rp5 miliar, perak Rp2 miliar dan perunggu Rp1 miliar," kata Gatot kepada CNNIndonesia.com, Kamis (8/7).


Gatot menyebut tidak ada perubahan nominal bonus bukan lantaran kondisi pandemi Covid-19. Nilai bonus tersebut masih dianggap angka yang relevan diterima para atlet yang mendapatkan medali di Olimpiade.

Gatot mengatakan pertimbangan tidak berubahnya jumlah bonus peraih medali di Olimpiade Tokyo karena pada 2016, Indonesia menjadi negara tertinggi kedua dalam bonus yang diberikan kepada atlet.

Indonesia hanya kalah dari Singapura yang menempati puncak daftar negara pemberi bonus di Olimpiade 2016 lewat Rp9,75 miliar per medali emas.

Banner Euro 2020

"Karena pada saat itu angka Rp5 miliar itu sudah tertinggi nomor dua setelah Singapura dan jumlah itu diakui negara lain cukup besar. Kami tidak ingin jor-joran, bukan karena faktor pandemi. Angka Rp5 miliar menurut kami masih relevan untuk diterima atlet saat ini," ucap Gatot.

Sebelumnya, Menpora Zainudin Amali berharap para atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo tidak menjadikan bonus sebagai motivasi utama untuk meraih prestasi.

"Pasti ada [bonus untuk atlet peraih medali di Olimpiade]. Tapi tujuan mereka untuk berangkat ke Olimpiade bukan hanya semata-mata urusan bonus, namun berjuang atas nama bangsa dan negara," ucap Menpora Amali.

Indonesia mengirmkan 28 plus satu atlet untuk tampil di Olimpiade Tokyo 2020 pada 23 Juli-8 Agustus mendatang. Atlet yang akan berangkat ke Tokyo terdiri dari 17 atlet putra dan 12 putri yang lolos berasal dari delapan cabang olahraga.

[Gambas:Video CNN]

Bulutangkis masih menjadi cabang olahraga yang diandalkan untuk bisa meraih medali emas. Khususnya dari nomor ganda putra yang diwakili Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon serta ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva.

"Minimal sama dengan di Rio de Janeiro, satu medali emas jangan berkurang. Masak hasil dari Asian Games 2018 tidak berdampak positif pada hasil di Olimpiade. Kendala pandemi juga tidak boleh jadi alasan karena semua negara ikut terdampak," ucap Gatot terkait target medali emas Indonesia di Olimpiade Tokyo.

(TTF/har)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER