Jakarta, CNN Indonesia -- Lionel Messi disebut bakal menjalani debutnya bersama Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga lawan Brest, Jumat (20/8) waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB. Di mana Messi akan bermain pada laga tersebut?
Messi baru diperkenalkan sebagai pemain anyar PSG pada pekan lalu dan hanya jadi penonton ketika PSG menaklukkan Strasbourg dengan skor 4-2. Kini, Messi dipercaya bakal tampil di laga lawan Brest.
Sepanjang jeda kompetisi, Messi sibuk membela Argentina di Copa America. Selepas juara bersama Argentina, Messi disebut tetap menjaga kondisinya meski ia tak pernah berlatih bersama Barcelona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu yang membuat banyak pihak yang yakin bahwa waktu debut Messi bersama PSG bakal jatuh di laga lawan Brest. Pelatih PSG Mauricio Pochettino juga tidak menutup kemungkinan bahwa Messi bisa turun di laga lawan Brest.
"Kami belum menentukan skuad dan kami akan menilai soal kemungkinan Messi bisa jadi bagian tim."
"Semua berjalan positif. Ada atmosfer bagus dalam skuad dan Messi bisa beradaptasi dengan baik dan cepat," ucap Pochettino dalam sesi konferensi pers.
 Penggemar PSG tak sabar melihat kolaborasi Messi dan Mbappe di lapangan. (AFP/BERTRAND GUAY) |
Dari segi urgensi, duel lawan Brest tidaklah terlalu berat bagi PSG. Tanpa Messi, bahkan juga tanpa Neymar, PSG bisa mengantongi dua kemenangan atas Troyes dan Strasbourg.
Meski Messi tak bermain di laga lawan Brest, PSG di atas kertas tetap layak difavoritkan menang atas Brest yang baru mengantongi dua poin di Ligue 1.
Namun soal debut Messi bukan sekadar soal urgensi untuk menang bagi PSG. Debut Messi adalah peristiwa bersejarah yang tak ingin dilewatkan oleh penggemar PSG dan juga penggemar sepak bola pada umumnya.
Bila Messi akhirnya diturunkan, lalu di mana posisi Messi?
Posisi ideal Messi selama ini adalah penyerang kanan. Dengan skill dan olah bola jauh di atas rata-rata, Messi selalu menebar ancaman di daerah sepertiga pertahanan lawan.
Messi bisa melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, menyusup masuk dan melakukan penyelesaian akhir dari jarak dekat, atau memberi assist kepada rekan-rekan setimnya dari posisi tersebut.
Posisi penyerang kanan adalah posisi terbaik bagi Messi. Namun bila demikian, ada pemain lain yang dipastikan bakal jadi cadangan, entah itu Angel Di Maria, Mauro Icardi, atau bahkan Kylian Mbappe.
Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>
Second Striker atau Turun dari Bangku Cadangan
Lionel Messi jadi rekrutan bersejarah bagi PSG. (REUTERS/SARAH MEYSSONNIER)
Menimbang dua laga PSG di awal musim, Mauro Icardi tampil impresif dengan catatan masing-masing satu gol di laga tersebut.
Penampilan impresif Icardi itu juga yang membuat Pochettino kemungkinan bakal menggunakan kembali Icardi sebagai ujung tombak di laga lawan Brest.
Dengan kehadiran Icardi, terbuka pula peluang Messi bermain sebagai second striker bila Pochettino ingin menempatkan Neymar dan Mbappe di kedua sisi lapangan. Di posisi tersebut, Messi bisa menjadi distributor bola ke rekan-rekannya di lini depan atau memberikan ancaman tak terduga dari lini kedua.
Posisi Messi sebagai second striker akan membuatnya lebih leluasa bergerak. Pochettino bisa punya optimisme tinggi menempatkan Messi di second striker lantaran ia punya dukungan gelandang enerjik macam Georginio Wijnaldum.
Posisi lain yang bisa ditempati oleh Messi adalah striker tengah dan berperan sebagai false nine. Dengan posisi tersebut, Pochettino bisa memainkan Neymar, Mbappe, dan Messi secara bersamaan.
Tetapi hal itu berarti Pochettino menyingkirkan Icardi yang sedang dalam kondisi on fire.
[Gambas:Photo CNN]
Kehadiran Messi sebagai false nine bakal dihiasi oleh pertukaran posisi antara dirinya dengan Neymar dan Mbappe. Serangan PSG bakal makin variatif dan sulit dibaca lawan.
Hal lain yang tak bisa diabaikan dan juga mungkin terjadi adalah turunnya Messi dari bangku cadangan. Mengingat urgensi laga ini tak terlalu tinggi sekaligus uji coba kebugaran Messi, Pochettino mungkin saja memilih bermain aman dan menurunkan Messi di pertengahan babak kedua.
Dengan turun di babak kedua, Messi bakal punya keunggulan dari segi stamina dan kebugaran dibandingkan lawan-lawannya yang sudah lebih dulu tampil di lapangan.
Messi pun bisa mengoptimalkan sentuhan-sentuhan ajaib miliknya di sisa menit pertandingan sekaligus mengirim peringatan penting pada Ligue 1 bahwa ia telah datang.
[Gambas:Video CNN]