Lionel Messi akan melakoni debut saat PSG melawan Reims. (REUTERS/SARAH MEYSSONNIER)
Jakarta, CNN Indonesia --
Lionel Messi akan melakoni debut bersama Paris Saint-Germain (PSG) pada Senin (30/8) dini hari WIB. Berikut 3 opsi starter lini depan PSG dalam debut Messi.
Setelah penantian panjang, Messi akan segera melakoni debutnya bersama PSG pada pertandingan Liga Prancis melawan Reims, Senin (30/8) dini hari WIB.
Pemenang enam kali Ballon d'Or ini telah meninggalkan mantan klubnya Barcelona dengan status bebas transfer, setelah tim Catalunya itu menyatakan memiliki masalah finansial dan struktural yang membuat mereka sulit untuk mempertahankan Messi.
Messi kemudian memutuskan untuk bergabung dengan PSG dan penyerang legendaris itu kini semakin dekat untuk melakoni debutnya bersama Les Parisiens di Stade Auguste-Delaune II pada 30 Agustus mendatang.
Pelatih PSG Mauricio Pochettino pun telah mengkonfirmasi kesiapan kondisi Messi untuk melakoni debut akhir pekan ini.
"Ini merupakan minggu yang sangat baik bagi Leo," kata Pochettino kepada ESPN Argentina dilansir Sports NDTV.
"Minggu depan akan menjadi minggu yang panjang, tetapi jika semuanya berjalan dengan baik, kami berharap dia [Messi] bisa berada di skuad dan mulai di level kompetitif [melawan Reims]," tambahnya.
Kehadiran Messi dalam line-up PSG akan menambah opsi di lini depan Les Parisiens. Berikut 3 opsi starter lini depan PSG dalam debut Messi:
Messi dan Neymar diharapkan bisa bermain bersama saat PSG melawan Reims. (REUTERS/RICARDO MORAES)
1. Mbappe, Messi, Neymar
Trio MMN: Mbappe, Messi, Neymar bisa mendekati kenyataan saat PSG menghadapi Reims akhir pekan ini. Trio Messi, Neymar, dan Mbappe ini akan jadi momok menakutkan bagi setiap lawan, khususnya Reims.
Messi dan Neymar sebelumnya pernah bekerja sama di Barcelona. Saat itu bersama Luis Suarez, ketiganya membentuk trio MSN yang disegani.
Kini dengan posisi Suarez yang digantikan Mbappe dalam trio MMN tentu akan jauh lebih berbahaya. Pasalnya, Mbappe dianggap sebagai pemain yang bakal menjadi penerus para bintang seperti Lionel Messi dan Ronaldo di sepak bola Eropa.
Jika ketiganya dimainkan bersama, Mbappe dapat bermain di posisi penyerang kiri, Neymar sebagai penyerang tengah, dan Messi yang memiliki kekuatan di kaki kiri dapat bermain sebagai penyerang kanan. Tetapi, ketiganya juga bisa bertukar posisi sepanjang permainan untuk mengecoh konsentrasi para pemain belakang lawan.
Bersambung ke halaman berikutnya...
2. Messi Second Striker
PSG juga dapat bermain dengan formasi 4-4-2 diamond dengan menempatkan Messisebagai second striker di belakang dua penyerang: Kylian Mbappe dan Neymar.
Opsi ini juga sangat baik karena Messi memiliki kemampuan dalam menguasai bola dan mengatur serangan. Dalam beberapa kali latihan, Messi juga telah dicoba oleh Pochettino untuk berperan sebagai playmaker.
Meskipun ditempatkan di belakang penyerang, Messi juga diyakini mampu mencetak gol lewat tembakan dari luar kotak penalti atau memanfaatkan bola-bola mati. Pasalnya, Messi memiliki kemampuan yang baik dalam mengeksekusi tendangan bebas.
PSG juga dapat menerjunkan sekaligus penyerang-penyerang terbaiknya dengan menggunakan formasi empat penyerang.
Keempat posisi penyerang itu dapat diisi Mbappe di sektor penyerang kiri, Lionel Messi dan Neymar di posisi penyerang tengah, serta Angel Di Maria di posisi penyerang kanan.
Formasi ini diprediksi bakal membuat serangan PSG kian menakutkan karena dihuni penyerang-penyerang yang memiliki kualitas di atas rata-rata dan mempunyai kecepatan.
Mbappe dan Di Maria yang ditempatkan di posisi penyerang sayap nantinya juga dapat diminta untuk ikut turun membantu memperkuat pertahanan PSG.
Sementara itu PSG dipastikan tak bisa menurunkan striker Mauro Icardi hingga pertengahan September mendatang. Icardi harus menepi selama tiga hingga empat pekan karena mengalami cedera bahu.
Cedera tersebut dialami Icardi ketika memperkuat PSG di markas Stade Brest akhir pekan lalu. Pemain asal Argentina itu ditarik keluar pada menit ke-86 dan posisinya digantikan oleh penyerang muda, Arnaud Kalimuendo.
Lionel Messi akan melakoni debut bersama Paris Saint-Germain (PSG) pada Senin (30/8) dini hari WIB. Berikut 3 opsi starter lini depan PSG dalam debut Messi.
Setelah penantian panjang, Messi akan segera melakoni debutnya bersama PSG pada pertandingan Liga Prancis melawan Reims, Senin (30/8) dini hari WIB.
Pemenang enam kali Ballon d'Or ini telah meninggalkan mantan klubnya Barcelona dengan status bebas transfer, setelah tim Catalunya itu menyatakan memiliki masalah finansial dan struktural yang membuat mereka sulit untuk mempertahankan Messi.
Messi kemudian memutuskan untuk bergabung dengan PSG dan penyerang legendaris itu kini semakin dekat untuk melakoni debutnya bersama Les Parisiens di Stade Auguste-Delaune II pada 30 Agustus mendatang.
Pelatih PSG Mauricio Pochettino pun telah mengkonfirmasi kesiapan kondisi Messi untuk melakoni debut akhir pekan ini.
"Ini merupakan minggu yang sangat baik bagi Leo," kata Pochettino kepada ESPN Argentina dilansir Sports NDTV.
"Minggu depan akan menjadi minggu yang panjang, tetapi jika semuanya berjalan dengan baik, kami berharap dia [Messi] bisa berada di skuad dan mulai di level kompetitif [melawan Reims]," tambahnya.
Kehadiran Messi dalam line-up PSG akan menambah opsi di lini depan Les Parisiens. Berikut 3 opsi starter lini depan PSG dalam debut Messi:
Messi dan Neymar diharapkan bisa bermain bersama saat PSG melawan Reims. (REUTERS/RICARDO MORAES)
1. Mbappe, Messi, Neymar
Trio MMN: Mbappe, Messi, Neymar bisa mendekati kenyataan saat PSG menghadapi Reims akhir pekan ini. Trio Messi, Neymar, dan Mbappe ini akan jadi momok menakutkan bagi setiap lawan, khususnya Reims.
Messi dan Neymar sebelumnya pernah bekerja sama di Barcelona. Saat itu bersama Luis Suarez, ketiganya membentuk trio MSN yang disegani.
Kini dengan posisi Suarez yang digantikan Mbappe dalam trio MMN tentu akan jauh lebih berbahaya. Pasalnya, Mbappe dianggap sebagai pemain yang bakal menjadi penerus para bintang seperti Lionel Messi dan Ronaldo di sepak bola Eropa.
Jika ketiganya dimainkan bersama, Mbappe dapat bermain di posisi penyerang kiri, Neymar sebagai penyerang tengah, dan Messi yang memiliki kekuatan di kaki kiri dapat bermain sebagai penyerang kanan. Tetapi, ketiganya juga bisa bertukar posisi sepanjang permainan untuk mengecoh konsentrasi para pemain belakang lawan.
Bersambung ke halaman berikutnya...
PSG Dapat Menurunkan 4 Penyerang Sekaligus
PSG dapat menurunkan empat striker sekaligus (REUTERS/PASCAL ROSSIGNOL)
2. Messi Second Striker
PSG juga dapat bermain dengan formasi 4-4-2 diamond dengan menempatkan Messisebagai second striker di belakang dua penyerang: Kylian Mbappe dan Neymar.
Opsi ini juga sangat baik karena Messi memiliki kemampuan dalam menguasai bola dan mengatur serangan. Dalam beberapa kali latihan, Messi juga telah dicoba oleh Pochettino untuk berperan sebagai playmaker.
Meskipun ditempatkan di belakang penyerang, Messi juga diyakini mampu mencetak gol lewat tembakan dari luar kotak penalti atau memanfaatkan bola-bola mati. Pasalnya, Messi memiliki kemampuan yang baik dalam mengeksekusi tendangan bebas.
PSG juga dapat menerjunkan sekaligus penyerang-penyerang terbaiknya dengan menggunakan formasi empat penyerang.
Keempat posisi penyerang itu dapat diisi Mbappe di sektor penyerang kiri, Lionel Messi dan Neymar di posisi penyerang tengah, serta Angel Di Maria di posisi penyerang kanan.
Formasi ini diprediksi bakal membuat serangan PSG kian menakutkan karena dihuni penyerang-penyerang yang memiliki kualitas di atas rata-rata dan mempunyai kecepatan.
Mbappe dan Di Maria yang ditempatkan di posisi penyerang sayap nantinya juga dapat diminta untuk ikut turun membantu memperkuat pertahanan PSG.
Sementara itu PSG dipastikan tak bisa menurunkan striker Mauro Icardi hingga pertengahan September mendatang. Icardi harus menepi selama tiga hingga empat pekan karena mengalami cedera bahu.
Cedera tersebut dialami Icardi ketika memperkuat PSG di markas Stade Brest akhir pekan lalu. Pemain asal Argentina itu ditarik keluar pada menit ke-86 dan posisinya digantikan oleh penyerang muda, Arnaud Kalimuendo.