Koeman Sebut Barcelona Tak Lagi Bisa Tiki-Taka

ptr, CNN Indonesia | Selasa, 21/09/2021 07:09 WIB
Pelatih Barcelona Ronald Koeman menyatakan timnya tak lagi bisa mempertahankan strategi tiki-taka yang selama ini jadi ciri khas Blaugrana. Barcelona harus puas bermain imbang lawan Granada. (REUTERS/ALBERT GEA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Barcelona Ronald Koeman menyatakan timnya tak lagi bisa mempertahankan strategi tiki-taka yang selama ini jadi ciri khas Blaugrana.

Barcelona lebih banyak memperagakan umpan-umpan silang ke kotak penalti dalam laga lawan Barcelona. Hal itu tentu berlawanan dengan prinsip tiki-taka yang lebih banyak memainkan umpan pendek.

Total Barcelona melepaskan 54 umpan silang, yang merupakan catatan terbanyak sejak duel lawan Malaga pada 2016.


Koeman lalu menegaskan pilihan main umpan silang lantaran ketersediaan pemain di skuad Barcelona saat ini. 

"Lihat daftar skuad. Kami melakukan yang bisa kami lakukan. Kami tak punya pemain yang masih bertahan dari era tiki-taka. Kami harus memainkan gaya kami sendiri."

"Ini bukan Barcelona delapan tahun lalu. Itulah yang terjadi. Dengan Ansu Fati dan Ousmane Dembele [saat mereka pulih dari cedera] akan terasa berbeda karena kami lebih punya kedalaman," ucap Koeman seperti dikutip dari Marca.

Koeman menyatakan Barcelona tampil baik dengan gaya yang ditunjukkan di laga lawan Granada.

"Saya rasa kami tampil baik, dan dengan lebih banyak waktu, kami bisa saja menang. Sistem dasar kami 4-3-3 di babakpertama, dan kemudian saya harus membuat perubahan berdasarkan pemain yang saya miliki di bangku cadangan," kata Koeman.

Koeman mengakui bahwa hasil imbang lawan Granada adalah sebuah kerugian bagi Blaugrana.

Banner Video Highlights MotoGP 2021

"Tidak ada celah. Mereka bertahan dengan banyak pemain di belakang. Setidaknya kami bisa mencetak gol penyama kedudukan meski kehilangan dua poin adalah hal buruk."

"Kami tentu tak bisa merasa gembira bermain imbang lawan Granada," ujar Koeman.

[Gambas:Video CNN]



(ptr/sry)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK