5 Fakta Menarik Indonesia Kalahkan Denmark di Piala Sudirman
CNN Indonesia
Rabu, 29 Sep 2021 20:16 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Tim Indonesia menyapu bersih kemenangan di fase grup. (Arsip PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --
Indonesia memastikan menjadi juara Grup C pada Piala Sudirman 2021 setelah mengalahkan Denmark pada laga terakhir fase grup sebelum berlaga di perempat final. Berikut lima fakta menarikIndonesiamengalahkan Denmark.
Setelah menang atas Rusia dan Kanada, Marcus Fernaldi Gideon dan kawan-kawan berhadapan dengan skuad Denmark. Sama seperti tim Indonesia, pasukan Viking juga mengemas kemenangan atas Rusia dan Kanada.
Dalam partai penentuan juara grup tersebut, wakil-wakil Indonesia dan Denmark saling berebut poin. Marcus yang berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo membawa pulang poin pertama setelah menumbangkan Mads Pieler Kolding/Frederik Sogaard.
Denmark kemudian membalas dengan kemenangan Mia Blichfeldt atas Putri Kusuma Wardani dan Anders Antonsen yang mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting.
Indonesia kemudian menyamakan kedudukan berkat ganda putri andalan, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, yang membungkam Maiken Fruergaard/Sara Thygesen.
Kemenangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti atas Mathias Thyrri/Amalie Magelund mengunci posisi Indonesia sebagai juara Grup C.
Selanjutnya Indonesia akan menghadapi runner up grup dalam babak perempat final. Kepastian mengenai lawan tim Merah Putih di babak perempat final akan diketahui pada undian yang akan berlangsung Kamis (30/9) malam.
Berikut 5 fakta menarik kemenangan Indonesia atas Denmark di fase grup Piala Sudirman 2021:
1. Indonesia Menambah Catatan Kemenangan atas Denmark
Indonesia dan Denmark hampir selalu bertemu dalam setiap penyelenggaraan Piala Sudirman. Sejak Piala Sudirman diselenggarakan pada 1989, hanya dua kali Indonesia dan Denmark tidak bertemu.
Pertemuan pada Piala Sudirman 2021 merupakan kali ke-15 dua kekuatan bulutangkis dunia ini bersua. Kemenangan di Energia Areena, Vantaa, Finlandia, merupakan yang kesembilan.
Sementara dalam dua pertemuan sebelumnya, pada Piala Sudirman 2017 dan 2019, Indonesia selalu menelan kekalahan dari Denmark.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
2. Putri KW dan Rotasi Tunggal Putri
Putri Kusuma Wardani yang tampil melawan Mia Blichfeldt merupakan tunggal putri ketiga yang ditampilkan Indonesia di Piala Sudirman 2021. Sebelumnya Indonesia menurunkan Gregoria Mariska Tunjung saat melawan Rusia dan Ester Nurumi Tri Wardoyo dalam laga melawan Kanada.
Dengan demikian tim Indonesia sudah memberi menit bermain kepada seluruh pemain tunggal putri yang ada di skuad Piala Sudirman 2021.
Di antara tiga sektor yang membawa tiga wakil, hanya tunggal putri yang sudah memainkan seluruh penghuni skuad. Sementara tunggal putra dan ganda putra masih belum menurunkan semua pemain.
Dari tiga pertandingan yang telah dijalani, Indonesia kehilangan empat poin. Dua poin melayang saat melawan Kanada, begitu pula ketika melawan Denmark.
Kedua poin yang hilang berasal dari sektor tunggal putra dan tunggal putri. Pada laga melawan Kanada, Jonatan Christie dan Ester Nurumi kalah. Sementara di pertandingan melawan Denmark, Anthony Sinisuka Ginting dan Putri KW yang harus mengakui keunggulan lawan.
4. Tiga Pasang Peraih Poin Terbanyak
Di antara seluruh pemain Indonesia yang sudah tampil di Piala Sudirman, terdapat tiga pasang yang sudah menyumbang dua poin. Ketiganya tercatat sebagai wakil Indonesia yang paling sering memberi poin.
Marcus/Kevin, Greysia/Apriyani, dan Praveen/Melati selalu menang dalam dua laga.
Marcus/Kevin dan Praveen/Melati menang di laga melawan wakil Rusia dan Denmark. Sementara Greysia/Apriyani mengalahkan wakil Kanada dan Denmark.
5. Kemenangan Straight Game
Dari tiga pertandingan, wakil Indonesia total mengemas 11 kemenangan. Seluruh kemenangan tersebut diraih dalam dua gim atau straight game.
Sementara dari empat kekalahan yang diderita, tiga di antaranya merupakan kekalahan rubber game.
Indonesia memastikan menjadi juara Grup C pada Piala Sudirman 2021 setelah mengalahkan Denmark pada laga terakhir fase grup sebelum berlaga di perempat final. Berikut lima fakta menarikIndonesiamengalahkan Denmark.
Setelah menang atas Rusia dan Kanada, Marcus Fernaldi Gideon dan kawan-kawan berhadapan dengan skuad Denmark. Sama seperti tim Indonesia, pasukan Viking juga mengemas kemenangan atas Rusia dan Kanada.
Dalam partai penentuan juara grup tersebut, wakil-wakil Indonesia dan Denmark saling berebut poin. Marcus yang berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo membawa pulang poin pertama setelah menumbangkan Mads Pieler Kolding/Frederik Sogaard.
Denmark kemudian membalas dengan kemenangan Mia Blichfeldt atas Putri Kusuma Wardani dan Anders Antonsen yang mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting.
Indonesia kemudian menyamakan kedudukan berkat ganda putri andalan, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, yang membungkam Maiken Fruergaard/Sara Thygesen.
Kemenangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti atas Mathias Thyrri/Amalie Magelund mengunci posisi Indonesia sebagai juara Grup C.
Selanjutnya Indonesia akan menghadapi runner up grup dalam babak perempat final. Kepastian mengenai lawan tim Merah Putih di babak perempat final akan diketahui pada undian yang akan berlangsung Kamis (30/9) malam.
Berikut 5 fakta menarik kemenangan Indonesia atas Denmark di fase grup Piala Sudirman 2021:
1. Indonesia Menambah Catatan Kemenangan atas Denmark
Indonesia dan Denmark hampir selalu bertemu dalam setiap penyelenggaraan Piala Sudirman. Sejak Piala Sudirman diselenggarakan pada 1989, hanya dua kali Indonesia dan Denmark tidak bertemu.
Pertemuan pada Piala Sudirman 2021 merupakan kali ke-15 dua kekuatan bulutangkis dunia ini bersua. Kemenangan di Energia Areena, Vantaa, Finlandia, merupakan yang kesembilan.
Sementara dalam dua pertemuan sebelumnya, pada Piala Sudirman 2017 dan 2019, Indonesia selalu menelan kekalahan dari Denmark.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Kekalahan Sektor Tunggal dan Tiga Pasangan Digdaya
Anthony Sinisuka Ginting meraih satu kemenangan dan menderita satu kekalahan di fase grup Piala Sudirman 2021. (Arsip PBSI)
2. Putri KW dan Rotasi Tunggal Putri
Putri Kusuma Wardani yang tampil melawan Mia Blichfeldt merupakan tunggal putri ketiga yang ditampilkan Indonesia di Piala Sudirman 2021. Sebelumnya Indonesia menurunkan Gregoria Mariska Tunjung saat melawan Rusia dan Ester Nurumi Tri Wardoyo dalam laga melawan Kanada.
Dengan demikian tim Indonesia sudah memberi menit bermain kepada seluruh pemain tunggal putri yang ada di skuad Piala Sudirman 2021.
Di antara tiga sektor yang membawa tiga wakil, hanya tunggal putri yang sudah memainkan seluruh penghuni skuad. Sementara tunggal putra dan ganda putra masih belum menurunkan semua pemain.
Dari tiga pertandingan yang telah dijalani, Indonesia kehilangan empat poin. Dua poin melayang saat melawan Kanada, begitu pula ketika melawan Denmark.
Kedua poin yang hilang berasal dari sektor tunggal putra dan tunggal putri. Pada laga melawan Kanada, Jonatan Christie dan Ester Nurumi kalah. Sementara di pertandingan melawan Denmark, Anthony Sinisuka Ginting dan Putri KW yang harus mengakui keunggulan lawan.
4. Tiga Pasang Peraih Poin Terbanyak
Di antara seluruh pemain Indonesia yang sudah tampil di Piala Sudirman, terdapat tiga pasang yang sudah menyumbang dua poin. Ketiganya tercatat sebagai wakil Indonesia yang paling sering memberi poin.
Marcus/Kevin, Greysia/Apriyani, dan Praveen/Melati selalu menang dalam dua laga.
Marcus/Kevin dan Praveen/Melati menang di laga melawan wakil Rusia dan Denmark. Sementara Greysia/Apriyani mengalahkan wakil Kanada dan Denmark.
5. Kemenangan Straight Game
Dari tiga pertandingan, wakil Indonesia total mengemas 11 kemenangan. Seluruh kemenangan tersebut diraih dalam dua gim atau straight game.
Sementara dari empat kekalahan yang diderita, tiga di antaranya merupakan kekalahan rubber game.