Tyson Fury menorehkan dua kemenangan atas Deontay Wilder. (REUTERS/STEVE MARCUS)
Jakarta, CNN Indonesia --
Tyson Fury masih berhak menyandang sabuk juara kelas berat WBC setelah mengalahkan Deontay Wilder dalam duel di T-Mobile Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Minggu (10/10) siang waktu Indonesia.
Fury yang merupakan juara bertahan mengenakan kostum prajurit ketika hendak masuk ke ring sebelum mengganti topi khas prajurit dengan topi trucker biasa.
Sementara Wilder tak lagi hadir dengan gimik kostum robot, melainkan hanya dengan jubah, kalung tribal, dan bandana.
Pertarungan berlangsung cukup sengit dengan intensitas adu pukul kedua petinju. Bahkan Fury yang menang juga sempat terjatuh dua kali.
Berikut kronologi kemenangan KO Fury atas Wilder:
Ronde 1: Wilder mencoba menyerang bagian tubuh Fury di awal. Berkali-kali perut Fury jadi sasaran. Fury tak mengelak dan berusaha mengabsorbsi pukulan dan memanfaatkan tali ring untuk menghindari terjatuh.
Wilder lebih agresif dibanding pertemuan pertama dan kedua. Fury tak banyak melepas serangan. Pukulan straight Wilder masih belum dapat mengarah dan belum ada pukulan mematikan yang benar2 masuk.
Wilder sempat memojokkan Fury ke sudut ring tetapi tidak memberi ancaman berarti.
Ronde 2: Fury mulai melepas pukulan pada ronde kedua. Sementara Wilder juga tak kendur dan tetap berupaya menghajar sang lawan yang merebut gelar WBC darinya.
Wilder sempat mendapat peringatan agar tak memukul bagian belakang kepala.
Intensitas jual beli pukulan mulai berlangsung intens pada ronde kedua ini.
Ronde 3: Adu jab terjadi di awal ronde ketiga. Saling balas pukul di ronde ini melanjutkan ronde sebelumnya. Sebuah pukulan straight dari Wilder masuk dan membuat Fury terhuyung.
Fury tak lantas bertahan dan mencoba melakukan serangan balik. Sementara Wilder pun seperti mendapat kepercayaan diri dan terus mengincar Fury.
Kira-kira ronde ketiga menyisakan 34 detik, Wilder terjatuh setelah menerima pukulan Fury.
Menjelang ronde ketiga usai, Wilder tampak kesulitan bertahan dari serangan Fury.
Ronde 4: Pertarungan jarak dekat dan rangkulan terjadi di awal ronde ini. Wasit sibuk memisahkan kedua petarung yang clinch.
Ketika ronde menyisakan 44 detik Fury terjatuh. Sebelumnya Wilder melepas beberapa pukulan.
Fury kembali terjatuh ketika ronde keempat menyisakan 15 detik. Ketika pertarungan ingin dilanjutkan setelah Fury kembali berdiri, bel akhir ronde berbunyi.
Ronde 5: Wilder melepas pukulan straight pada awal ronde kelima. Petinju berjuluk Bronze Bomber mencoba memanfaatkan situasi dengan melepas pukulan lanjutan.
Fury melakukan double cover seperti di ronde pertama. Petinju asal Inggris itu tampak ingin menghabiskan stamina lawan.
Wilder gagal melepaskan pukulan mematikan guna menghabisi Fury.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Ronde 6:
Setelah rangkulan terjadi di awal ronde, pukulan Wilder sempat menghantam kepala Fury. Namun tak ada serangan lanjutan, sehingga Fury masih bisa menguasai keadaan.
Jual beli pukulan ke arah kepala berlanjut. Terlihat ada luka di wajah Wilder.
Serangan berantai Fury ke kepala Wilder membuat petinju tuan rumah goyah di tengah ring. Wilder kemudian sempat berlutut, seperti kehilangan tenaga.
Ronde 7: Fury menampilkan serangan di awal ronde ketujuh guna memanfaatkan situasi Wilder yang tampak kepayahan di ronde sebelumnya.
Pukuan hook Fury sempat masuk ke kepala Wilder. Wilder pun dalam posisi bersandar di tali ring.
Wilder tak serta merta bertahan, dan sempat berusaha berpindah sisi. Kombinasi pukulan Fury ke bagian wajah Wilder membuat situasi kritis bagi mantan juara WBC.
Ronde 8: Footwork Fury masih terlihat di awal ronde ini, menandakan sang juara bertahan masih memiliki stamina yang baik.
Hook dan upper cut Fury kembali terlihat pada ronde kedelapan. Fury yang tampak gontai masih mampu melepas pukulan balasan.
Sementara Fury terus memburu Wilder yang makin terlihat goyah. Fury memancing Wilder melepas serangan yang sudah tak memiliki kualitas penuh lagi.
Ronde 9:
Fury mencoba kembali menghabisi stamina Wilder dengan memberi kesempatan sang lawan melepas pukulan, namun tinju-tinju Wilder tak lagi terlihat berbahaya.
Jab-jab Fury pun membuat Wilder terdorong dan tertekan. Kombinasi pukulan Fury kembali membuat wilder harus memanfaatkan tali ring untuk bertahan.
Ronde 10:
Seperti lanjutan dari ronde 9, Fury terus memberondong lawan. Sementara Wilder masih bertahan dan belum bisa dirobohkan.
Sebuah pukulan tangan kanan Fury membuat Wilder jatuh. Namun Wilder masih bisa bangkit.
Fury terus menekan Wilder yang selalu berupaya merangkul. Dalam pertarungan jarak dekat kedua petarung masih bisa melepas uppercut termasuk Wilder.
Wilder bahkan sempat melepas pukulan beruntun jelang akhir ronde 10.
Ronde 11: Pukulan Fury masih mendominasi ronde 11 sementara Wilder bertahan seadanya.
Sebuah kombinasi jab dan straight membuat Wilder tak bisa tertolong kali ini. Wilder jatuh dan wasit memastikan pertarungan berakhir. Sabuk juara WBC masih berada di tangan Fury.
Tyson Fury masih berhak menyandang sabuk juara kelas berat WBC setelah mengalahkan Deontay Wilder dalam duel di T-Mobile Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Minggu (10/10) siang waktu Indonesia.
Fury yang merupakan juara bertahan mengenakan kostum prajurit ketika hendak masuk ke ring sebelum mengganti topi khas prajurit dengan topi trucker biasa.
Sementara Wilder tak lagi hadir dengan gimik kostum robot, melainkan hanya dengan jubah, kalung tribal, dan bandana.
Pertarungan berlangsung cukup sengit dengan intensitas adu pukul kedua petinju. Bahkan Fury yang menang juga sempat terjatuh dua kali.
Berikut kronologi kemenangan KO Fury atas Wilder:
Ronde 1: Wilder mencoba menyerang bagian tubuh Fury di awal. Berkali-kali perut Fury jadi sasaran. Fury tak mengelak dan berusaha mengabsorbsi pukulan dan memanfaatkan tali ring untuk menghindari terjatuh.
Wilder lebih agresif dibanding pertemuan pertama dan kedua. Fury tak banyak melepas serangan. Pukulan straight Wilder masih belum dapat mengarah dan belum ada pukulan mematikan yang benar2 masuk.
Wilder sempat memojokkan Fury ke sudut ring tetapi tidak memberi ancaman berarti.
Ronde 2: Fury mulai melepas pukulan pada ronde kedua. Sementara Wilder juga tak kendur dan tetap berupaya menghajar sang lawan yang merebut gelar WBC darinya.
Wilder sempat mendapat peringatan agar tak memukul bagian belakang kepala.
Intensitas jual beli pukulan mulai berlangsung intens pada ronde kedua ini.
Ronde 3: Adu jab terjadi di awal ronde ketiga. Saling balas pukul di ronde ini melanjutkan ronde sebelumnya. Sebuah pukulan straight dari Wilder masuk dan membuat Fury terhuyung.
Fury tak lantas bertahan dan mencoba melakukan serangan balik. Sementara Wilder pun seperti mendapat kepercayaan diri dan terus mengincar Fury.
Kira-kira ronde ketiga menyisakan 34 detik, Wilder terjatuh setelah menerima pukulan Fury.
Menjelang ronde ketiga usai, Wilder tampak kesulitan bertahan dari serangan Fury.
Ronde 4: Pertarungan jarak dekat dan rangkulan terjadi di awal ronde ini. Wasit sibuk memisahkan kedua petarung yang clinch.
Ketika ronde menyisakan 44 detik Fury terjatuh. Sebelumnya Wilder melepas beberapa pukulan.
Fury kembali terjatuh ketika ronde keempat menyisakan 15 detik. Ketika pertarungan ingin dilanjutkan setelah Fury kembali berdiri, bel akhir ronde berbunyi.
Ronde 5: Wilder melepas pukulan straight pada awal ronde kelima. Petinju berjuluk Bronze Bomber mencoba memanfaatkan situasi dengan melepas pukulan lanjutan.
Fury melakukan double cover seperti di ronde pertama. Petinju asal Inggris itu tampak ingin menghabiskan stamina lawan.
Wilder gagal melepaskan pukulan mematikan guna menghabisi Fury.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Fury Dominan, Namun Wilder Tak Mudah Roboh
Tyson Fury masih berstatus sebagai juara WBC. (REUTERS/STEVE MARCUS)
Ronde 6:
Setelah rangkulan terjadi di awal ronde, pukulan Wilder sempat menghantam kepala Fury. Namun tak ada serangan lanjutan, sehingga Fury masih bisa menguasai keadaan.
Jual beli pukulan ke arah kepala berlanjut. Terlihat ada luka di wajah Wilder.
Serangan berantai Fury ke kepala Wilder membuat petinju tuan rumah goyah di tengah ring. Wilder kemudian sempat berlutut, seperti kehilangan tenaga.
Ronde 7: Fury menampilkan serangan di awal ronde ketujuh guna memanfaatkan situasi Wilder yang tampak kepayahan di ronde sebelumnya.
Pukuan hook Fury sempat masuk ke kepala Wilder. Wilder pun dalam posisi bersandar di tali ring.
Wilder tak serta merta bertahan, dan sempat berusaha berpindah sisi. Kombinasi pukulan Fury ke bagian wajah Wilder membuat situasi kritis bagi mantan juara WBC.
Ronde 8: Footwork Fury masih terlihat di awal ronde ini, menandakan sang juara bertahan masih memiliki stamina yang baik.
Hook dan upper cut Fury kembali terlihat pada ronde kedelapan. Fury yang tampak gontai masih mampu melepas pukulan balasan.
Sementara Fury terus memburu Wilder yang makin terlihat goyah. Fury memancing Wilder melepas serangan yang sudah tak memiliki kualitas penuh lagi.
Ronde 9:
Fury mencoba kembali menghabisi stamina Wilder dengan memberi kesempatan sang lawan melepas pukulan, namun tinju-tinju Wilder tak lagi terlihat berbahaya.
Jab-jab Fury pun membuat Wilder terdorong dan tertekan. Kombinasi pukulan Fury kembali membuat wilder harus memanfaatkan tali ring untuk bertahan.
Ronde 10:
Seperti lanjutan dari ronde 9, Fury terus memberondong lawan. Sementara Wilder masih bertahan dan belum bisa dirobohkan.
Sebuah pukulan tangan kanan Fury membuat Wilder jatuh. Namun Wilder masih bisa bangkit.
Fury terus menekan Wilder yang selalu berupaya merangkul. Dalam pertarungan jarak dekat kedua petarung masih bisa melepas uppercut termasuk Wilder.
Wilder bahkan sempat melepas pukulan beruntun jelang akhir ronde 10.
Ronde 11: Pukulan Fury masih mendominasi ronde 11 sementara Wilder bertahan seadanya.
Sebuah kombinasi jab dan straight membuat Wilder tak bisa tertolong kali ini. Wilder jatuh dan wasit memastikan pertarungan berakhir. Sabuk juara WBC masih berada di tangan Fury.