The Reds menjamu Los Rojiblancos dalam pertandingan krusial. Matchday keempat di Grup B itu bisa jadi penentu langkah Liverpool ke babak 16 besar Liga Champions lebih cepat.
Apabila menang atas Atletico di Anfield, Liverpool bisa mengantongi satu tiket ke babak gugur Liga Champions musim ini.
Akan tetapi upaya tuan rumah meraup poin penuh atas Atletico tidak akan mudah karena kekurangan pemain di sektor vital tersebut.
Cedera yang dialami Naby Keita saat melawan Brighton and Hove Albion, akhir pekan lalu, membuat pelatih Jurgen Klopp pusing.
Keita kini bergabung bersama Harvey Elliott dan James Milner yang harus naik meja perawatan. Di sisi lain, Fabinho dan Thiago Alcantara sudah pulih dan akan masuk ke dalam skuad melawan Atletico.
Cedera yang dialami Naby Keita (kiri) membuat Jurgen Klopp pusing jelang melawan Atletico. (REUTERS/PHIL NOBLE)
Di luar Fabinho dan Thiago, Liverpool hanya mengandalkan Jordan Henderson, Curtis Jones, dan Alex Oxlade-Chamberlain pada pertandingan nanti.
Dengan trio tersebut di lini tengah, Liverpool kedodoran saat melawan Brighton. Gol-gol Brigton pada akhir babak pertama dan pertengahan babak kedua, tercipta usai Keita digantikan Oxlade-Chamberlain pada menit ke-19, setelah Liverpool unggul 1-0 lewat gol Henderson.
Tanpa tambahan kekuatan dari Fabinho dan Thiago yang dalam kondisi benar-benar fit, lini tengah The Reds bisa dalam situasi yang mengkhawatirkan.
Pada musim ini peran Keita sangat penting bagi Liverpool yang menempati posisi kedua klasemen Liga Inggris dan di tempat teratas di Grup B Liga Champions.
Atletico sedang dalam tren bagus usai menang atas Betis. (REUTERS/JUAN MEDINA)
Gelandang berkebangsaan Guinea itu sudah bermain dalam 10 pertandingan di semua ajang pada musim ini. Dalam 9 pertandingan di antaranya, Liverpool selalu menang saat Keita bermain. Sedangkan satu laga lain ketika melawan Brighton di mana mantan pemain RB Salzburg itu hanya tampil selama 19 menit dan mengalami cedera hamstring.
Sejauh ini klub asal Kota Pelabuhan itu sudah empat pertandingan tidak memainkan Keita. Hasilnya, Liverpool 2 kali menang dan 3 kali imbang.
Dua kemenangan Liverpool tanpa Keita diraih saat mengalahkan FC Porto 5-1 di Liga Champions, dan menumbangkan Preston 2-0 di Piala Liga Inggris.
Sedangkan tiga hasil imbang itu seluruhnya diraih di Premier League ketika ditahan Chelsea 1-1 (di bangku cadangan), Brentford 3-3 (tidak masuk skuad), dan 2-2 oleh Manchester City (di bangku cadangan).
Melihat situasi saat ini, di mana peran Naby Keita sebagai pemain box to box, Klopp bisa berharap kepada Henderson atau Jones guna melawan empat gelandang Atletico. Dengan catatan, Fabinho fit dan dimainkan sebagai gelandang bertahan.
Thiago sendiri masih terlalu riskan dimainkan sebagai starter pada posisi gelandang dalam menggantikan peran Keita. Pada musim ini pemain asal Spanyol itu banyak bergelut dengan cedera dan baru 5 kali bermain.
Secara menyeluruh Atletico belum dalam kondisi terbaik pada musim ini. Tim asuhan Diego Simeone itu masih kesulitan menembus papan atas Liga Spanyol.
Meski demikian, Atletico mulai bangkit di kompetisi domestik usai menang 3-0 atas Real Betis. Kondisi sebaliknya dialami Liverpool yang ditahan Brighton 2-2 usai meraih empat kemenangan beruntun.
Pada laga terakhir, Simeone mengandalkan kuartet Yannick Carrasco, Koke, Rodrigo De Paul, dan Kieran Trippier di lini tengah. Komposisi itu bisa berlanjut saat melawan Liverpool.
Apabila Liverpool ingin memastikan tiket ke 16 besar Liga Champions pada laga nanti, Klopp pantang bereksperimen di lini tengah.
Satu yang pasti kecerdasan Klopp menurunkan komposisi tim dibutuhkan saat melawan Atletico. Terlebih lagi pada akhir pekan ini Liverpool dihadapkan pada jadwal yang tidak mudah, yaitu melawan peringkat keempat klasemen Liga Inggris, West Ham United.
Baca kelanjutan berita ini pada halaman berikutnya...
Luis Suarez akan kembali jadi andalan lini depan Atletico saat melawan ke Anfield melawan Liverpool di Liga Champions.
Striker Uruguay itu pernah jadi salah satu nama yang dieluk-elukan di Anfield ketika jadi penyerang andalan The Reds pada periode 2011 hingga 2014.
Suarez jadi pengganti yang sepadan bagi Fernando Torres yang diklaim 'berkhianat' setelah hengkang ke Chelsea dengan memecahkan rekor transfer pada 2011.
Bersama Liverpool, mantan pemain Ajax Amsterdam itu menyabet beragam gelar individu, mulai dari top skor Liga Inggris sampai dengan Pemain Terbaik Liverpool dan Premier League.
Akan tetapi, performa apik Suarez tidak diimbangi dengan torehan trofi bergengsi. Selama tampil dalam 133 pertandingan dan mengemas 82 gol di semua ajang, Suarez hanya sanggup mengangkat trofi Piala Liga Inggris 2011/2012.
Suarez bisa saja juara Liga Inggris 2013/2014 bersama Liverpool jika Steven Gerrard tidak sial saat melawan Chelsea pada pekan ke-36.
Luis Suarez pernah berjaya dan juga apes di Anfield. (PAUL ELLIS / AFP)
Saat itu Gerard terpeleset sehingga Demba Ba bisa cetak gol dan membawa Chelsea menang 2-0 di Anfield. Dengan kekalahan itu Liverpool semula di puncak klasemen disalip Manchester City dan akhirnya gagal juara.
Di luar pernah jadi pujaan publik Anfield, Suarez juga pernah bernasib nahas saat tampil di markas Liverpool itu.
Satu-satunya penampilan Suarez di Anfield usai tidak lagi jadi pemain Liverpool saat bersama Barcelona pada Liga Champions 2018/2019.
Dalam pertandingan semifinal leg kedua tersebut, Suarez dan Barcelona kalah 0-4, Liverpool pun menang agregat 4-3 dan lolos ke final.
Di sepanjang kariernya, Surez sudah tiga kali melawan Liverpool, dengan berujung satu kemenangan dan menelan dua kekalahan.
Pertandingan nanti bisa jadi pembuktian Suarez sebagai andalan klub ibu kota Spanyol itu. Pasalnya, selain Antoine Griezmann tidak bisa dimainkan karena kartu merah pada laga sebelumnya, Atletico juga butuh kemenangan atas Liverpool guna menjaga peluang lolos ke babak gugur.
Saat ini Atletico di posisi kedua dengan mengoleksi 4 poin dalam 3 pertandingan. Jumlah poin Atletico sama dengan Porto.
Dengan meraih poin penuh, kans Koke dan kawan-kawan ke babak 16 besar akan terbuka lebar. Sementara itu, apabila kembali kalah dari Liverpool, Atletico berpotensi disalip Porto dan perlu berupaya lebih keras untuk meraih satu tiket sisa ke babak berikutnya di Liga Champions.
The Reds menjamu Los Rojiblancos dalam pertandingan krusial. Matchday keempat di Grup B itu bisa jadi penentu langkah Liverpool ke babak 16 besar Liga Champions lebih cepat.
Apabila menang atas Atletico di Anfield, Liverpool bisa mengantongi satu tiket ke babak gugur Liga Champions musim ini.
Akan tetapi upaya tuan rumah meraup poin penuh atas Atletico tidak akan mudah karena kekurangan pemain di sektor vital tersebut.
Cedera yang dialami Naby Keita saat melawan Brighton and Hove Albion, akhir pekan lalu, membuat pelatih Jurgen Klopp pusing.
Keita kini bergabung bersama Harvey Elliott dan James Milner yang harus naik meja perawatan. Di sisi lain, Fabinho dan Thiago Alcantara sudah pulih dan akan masuk ke dalam skuad melawan Atletico.
Cedera yang dialami Naby Keita (kiri) membuat Jurgen Klopp pusing jelang melawan Atletico. (REUTERS/PHIL NOBLE)
Di luar Fabinho dan Thiago, Liverpool hanya mengandalkan Jordan Henderson, Curtis Jones, dan Alex Oxlade-Chamberlain pada pertandingan nanti.
Dengan trio tersebut di lini tengah, Liverpool kedodoran saat melawan Brighton. Gol-gol Brigton pada akhir babak pertama dan pertengahan babak kedua, tercipta usai Keita digantikan Oxlade-Chamberlain pada menit ke-19, setelah Liverpool unggul 1-0 lewat gol Henderson.
Tanpa tambahan kekuatan dari Fabinho dan Thiago yang dalam kondisi benar-benar fit, lini tengah The Reds bisa dalam situasi yang mengkhawatirkan.
Pada musim ini peran Keita sangat penting bagi Liverpool yang menempati posisi kedua klasemen Liga Inggris dan di tempat teratas di Grup B Liga Champions.
Atletico sedang dalam tren bagus usai menang atas Betis. (REUTERS/JUAN MEDINA)
Gelandang berkebangsaan Guinea itu sudah bermain dalam 10 pertandingan di semua ajang pada musim ini. Dalam 9 pertandingan di antaranya, Liverpool selalu menang saat Keita bermain. Sedangkan satu laga lain ketika melawan Brighton di mana mantan pemain RB Salzburg itu hanya tampil selama 19 menit dan mengalami cedera hamstring.
Sejauh ini klub asal Kota Pelabuhan itu sudah empat pertandingan tidak memainkan Keita. Hasilnya, Liverpool 2 kali menang dan 3 kali imbang.
Dua kemenangan Liverpool tanpa Keita diraih saat mengalahkan FC Porto 5-1 di Liga Champions, dan menumbangkan Preston 2-0 di Piala Liga Inggris.
Sedangkan tiga hasil imbang itu seluruhnya diraih di Premier League ketika ditahan Chelsea 1-1 (di bangku cadangan), Brentford 3-3 (tidak masuk skuad), dan 2-2 oleh Manchester City (di bangku cadangan).
Melihat situasi saat ini, di mana peran Naby Keita sebagai pemain box to box, Klopp bisa berharap kepada Henderson atau Jones guna melawan empat gelandang Atletico. Dengan catatan, Fabinho fit dan dimainkan sebagai gelandang bertahan.
Thiago sendiri masih terlalu riskan dimainkan sebagai starter pada posisi gelandang dalam menggantikan peran Keita. Pada musim ini pemain asal Spanyol itu banyak bergelut dengan cedera dan baru 5 kali bermain.
Secara menyeluruh Atletico belum dalam kondisi terbaik pada musim ini. Tim asuhan Diego Simeone itu masih kesulitan menembus papan atas Liga Spanyol.
Meski demikian, Atletico mulai bangkit di kompetisi domestik usai menang 3-0 atas Real Betis. Kondisi sebaliknya dialami Liverpool yang ditahan Brighton 2-2 usai meraih empat kemenangan beruntun.
Pada laga terakhir, Simeone mengandalkan kuartet Yannick Carrasco, Koke, Rodrigo De Paul, dan Kieran Trippier di lini tengah. Komposisi itu bisa berlanjut saat melawan Liverpool.
Apabila Liverpool ingin memastikan tiket ke 16 besar Liga Champions pada laga nanti, Klopp pantang bereksperimen di lini tengah.
Satu yang pasti kecerdasan Klopp menurunkan komposisi tim dibutuhkan saat melawan Atletico. Terlebih lagi pada akhir pekan ini Liverpool dihadapkan pada jadwal yang tidak mudah, yaitu melawan peringkat keempat klasemen Liga Inggris, West Ham United.
Baca kelanjutan berita ini pada halaman berikutnya...
Suarez di Antara Kenangan Indah dan Mimpi Buruk di Anfield
Luis Suarez jadi andalan Atletico lawan Liverpool. (AFP/JAVIER SORIANO)
Luis Suarez akan kembali jadi andalan lini depan Atletico saat melawan ke Anfield melawan Liverpool di Liga Champions.
Striker Uruguay itu pernah jadi salah satu nama yang dieluk-elukan di Anfield ketika jadi penyerang andalan The Reds pada periode 2011 hingga 2014.
Suarez jadi pengganti yang sepadan bagi Fernando Torres yang diklaim 'berkhianat' setelah hengkang ke Chelsea dengan memecahkan rekor transfer pada 2011.
Bersama Liverpool, mantan pemain Ajax Amsterdam itu menyabet beragam gelar individu, mulai dari top skor Liga Inggris sampai dengan Pemain Terbaik Liverpool dan Premier League.
Akan tetapi, performa apik Suarez tidak diimbangi dengan torehan trofi bergengsi. Selama tampil dalam 133 pertandingan dan mengemas 82 gol di semua ajang, Suarez hanya sanggup mengangkat trofi Piala Liga Inggris 2011/2012.
Suarez bisa saja juara Liga Inggris 2013/2014 bersama Liverpool jika Steven Gerrard tidak sial saat melawan Chelsea pada pekan ke-36.
Luis Suarez pernah berjaya dan juga apes di Anfield. (PAUL ELLIS / AFP)
Saat itu Gerard terpeleset sehingga Demba Ba bisa cetak gol dan membawa Chelsea menang 2-0 di Anfield. Dengan kekalahan itu Liverpool semula di puncak klasemen disalip Manchester City dan akhirnya gagal juara.
Di luar pernah jadi pujaan publik Anfield, Suarez juga pernah bernasib nahas saat tampil di markas Liverpool itu.
Satu-satunya penampilan Suarez di Anfield usai tidak lagi jadi pemain Liverpool saat bersama Barcelona pada Liga Champions 2018/2019.
Dalam pertandingan semifinal leg kedua tersebut, Suarez dan Barcelona kalah 0-4, Liverpool pun menang agregat 4-3 dan lolos ke final.
Di sepanjang kariernya, Surez sudah tiga kali melawan Liverpool, dengan berujung satu kemenangan dan menelan dua kekalahan.
Pertandingan nanti bisa jadi pembuktian Suarez sebagai andalan klub ibu kota Spanyol itu. Pasalnya, selain Antoine Griezmann tidak bisa dimainkan karena kartu merah pada laga sebelumnya, Atletico juga butuh kemenangan atas Liverpool guna menjaga peluang lolos ke babak gugur.
Saat ini Atletico di posisi kedua dengan mengoleksi 4 poin dalam 3 pertandingan. Jumlah poin Atletico sama dengan Porto.
Dengan meraih poin penuh, kans Koke dan kawan-kawan ke babak 16 besar akan terbuka lebar. Sementara itu, apabila kembali kalah dari Liverpool, Atletico berpotensi disalip Porto dan perlu berupaya lebih keras untuk meraih satu tiket sisa ke babak berikutnya di Liga Champions.