Performa Drop Usai Juara All England, Praveen /Melati Disorot

CNN Indonesia
Jumat, 19 Nov 2021 16:19 WIB
Performa Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti mengalami penurunan setelah menjadi juara All England 2020. Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti belum meraih gelar lagi sejak All England 2020. (Arsip PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Performa Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti mengalami penurunan setelah menjadi juara All England 2020, termasuk dalam ajang Indonesia Masters 2021.

Praveen/Melati menjadi penyelamat muka Indonesia dalam kejuaraan badminton bergengsi di Inggris tersebut. Setelah rentetan pembatalan turnamen karena pandemi Covid-19, ganda campuran nomor satu Indonesia itu kembali tampil dalam tiga turnamen beruntun di Thailand pada awal 2021.

Dari tiga turnamen, capaian terbaik Praveen/Melati disabet dalam Yonex Thailand Open dengan menempati peringkat kedua. Di Toyota Thailand Open, Praveen/Melati langsung kalah di babak pertama. Sedangkan di BWF World Tour Finals, ganda campuran yang dibentuk pada 2018 itu gagal melangkah dari fase grup.


Setelah gagal tampil di All England, Praveen/Melati tampil di Olimpiade. Emas ganda campuran Olimpiade yang diraih pada 2016 melalui Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir gagal dipertahankan Praveen/Melati.

Duet yang kini menempati posisi lima dunia itu gagal hanya mencapai babak perempat final pada Olimpiade Tokyo.

Di Piala Sudirman, Praveen/Melati meraih dua kemenangan di fase grup. Namun Praveen/Melati kalah saat Indonesia menghadapi wakil Malaysia.

Dalam rangkaian turnamen di Eropa, Praveen Jordan dan Melati Daeva menembus semifinal di Denmark Open, terhenti di perempat final French Open, dan menjadi runner up di Hylo Open.

Banner Testimoni

Saat tampil di Indonesia Masters, Praveen/Melati langsung tersisih di babak awal. Kekecewaan pun tak bisa disembunyikan sang pelatih, Nova Widianto.

"Terus terang saya kecewa dengan penampilan mereka. Seolah tidak ada daya juang. Sebagai tuan rumah harusnya bertanding maksimal. Soal menang atau kalah itu biasa. Yang penting fight dulu di lapangan. Ini kan tidak," ujar Nova.

"Padahal lawan yang dihadapi itu levelnya dua tingkat di bawah mereka. Harusnya bisa menang. Ini bukan masalah komunikasi. Mereka ada masalah yang harus diselesaikan. Jangan bawa masalah pribadi ke lapangan," sambung mantan pasangan Liliyana Natsir tersebut.

Kiprah Praveen/Melati selanjutnya adalah di ajang Indonesia Open yang akan berlangsung pekan depan. Praveen/Melati dijadwalkan bakal bertemu pasangan asal Jepang, Yujiro Nishikawa/Saori Ozaki.

[Gambas:Video CNN]

(nva/rhr)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER