Rapor 4 Penyerang Pilihan STY di Timnas Indonesia U-23
CNN Indonesia
Kamis, 03 Feb 2022 20:15 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Taufik Hidayat calon andalan lini depan Timnas Indonesia U-23. (Arsip Persija)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae Yong memanggil 4 penyerang untuk Piala AFF U-23 di Kamboja. Berikut rapor 4 penyerang Timnas Indonesia U-23.
Sebelum bertolak ke Kamboja pada 10 Februari mendatang, PSSI menggelar pelatnas di Bali di awal Februari. Pelatnas ini digelar untuk mematangkan persiapan tim jelang tampil di ajang sebenarnya.
Dari total 29 pemain, terdapat empat striker yang dipanggil. Seluruhnya adalah pemain-pemain muda potensial yang diproyeksikan tembus Timnas Indonesia di masa depan.
Berikut rapor empat pemain yang akan jadi andalan Shin Tae Yong di Timnas Indonesia U-23:
1. Taufik Hidayat (Persija Jakarta)
Taufik menjadi penentu kemenangan Persija Jakarta atas Persita Tangerang pada pekan ke-21 Liga 1, 27 Januari lalu. Gol itu membuat Macan Kemayoran sukses menyudahi laga dengan skor 2-1.
Pelatih Persija, Sudirman sengaja memasukkan Taufik untuk mengganti Marko Simic yang angin-anginan. Terbukti, pemain berusia 22 tahun itu bisa menghadirkan tiga poin berkat gol penentu kemenangan yang ia jaringkan.
Itu merupakan gol perdana Taufik di Liga 1 musim 2021/2022. Dirinya memang bukan pilihan utama Angelo Alessio dan Sudirman sebagai juru gedor. Namun perlahan, namanya mulai berkibar karena sudah dipanggil ke Timnas Indonesia U-23 dua kali dalam tiga bulan terakhir.
Taufik juga sempat mencuri perhatian ketika pria kelahiran Bandung, 16 Desember 1999 itu mencetak gol ke gawang Persib Bandung di Piala Menpora 2021. Golnya berkontribusi bagi perjalanan Persija sebagai juara turnamen pramusim tersebut.
2. Hanis Saghara Putra (Tira Persikabo)
Tahap demi tahap sudah dijalani Hanis Saghara sejak menjadi salah satu andalan lini depan Timnas Indonesia U-19. Ia bahkan sempat dipanggil ke Timnas Indonesia dan mencatat lima penampilan. Ia juga termasuk ke dalam salah satu pemain yang dipanggil Shin Tae-yong di Piala AFF 2020.
Namun, pemain berusia 20 tahun itu kurang mendapat perhatian di Tira Persikabo. Hal ini tak lepas dari catatan minornya yang hanya membukukan lima penampilan pada musim 2021/2022 di level klub.
Ketika dipasang dalam empat laga Piala AFF 2020, Hanis sama sekali tidak mencetak gol. Meski tak mencetak gol, Hanis tetap dipanggil oleh Shin Tae Yong untuk Piala AFF U-23 dan berpeluang membuktikan ketajamannya di depan gawang lawan.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
3. Ronaldo Kwateh (Madura United)
Pemain dengan gaya rambut eksentrik ini menarik perhatian ketika mencatat debut bersama Timnas Indonesia di FIFA Matchday kontra Timor Leste, pekan lalu.
Pemuda berusia 17 itu menyumbang satu assist untuk gol Ricky Kambuaya dalam kemenangan 4-1 tersebut. Pemuda keturunan Liberia itu pun kembali mendapat kepercayaan penuh dari Shin Tae-yong.
Bersama klubnya, Madura United, Kwateh belum menunjukkan insting gol yang memikat. Tetapi di kancah internasional, Ronaldo mengoleksi empat gol saat Timnas Indonesia U-18 melakoni pemusatan latihan di Turki. Ini yang agaknya menjadi salah satu alasan Shin Tae-yong memasukkan nama Ronaldo di dalam skuadnya.
Irfan berhasil mengantarkan Persis Solo promosi ke Liga 1 dengan status juara Liga 2 musim 2021/22. Satu gol dari 11 pertandingan dicatat oleh pemuda berusia 21 itu.
Bukan catatan gol yang impresif mengingat posisinya sebagai striker. Namun dengan masalah cedera yang ia alami, catatan tak menawan itu bisa dimaklumi.
Potensi yang dimilikinya pun mendapat perhatian oleh Persija Jakarta yang langsung merekrutnya dari Persis Solo. Modal Best Player di kompetisi Elite Pro Academy U-18 menjadi salah satu bukti bahwa Irfan bisa menjadi momok bagi barisan pertahanan lawan.
Irfan juga sempat menjadi top skor pada sebuah turnamen internasional di Bali bersama Timnas Indonesia U-20, 2019 lalu. Kala itu, Irfan sukses menjebol beberapa gawang tim junior elite seperti Real Madrid dan Arsenal.
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae Yong memanggil 4 penyerang untuk Piala AFF U-23 di Kamboja. Berikut rapor 4 penyerang Timnas Indonesia U-23.
Sebelum bertolak ke Kamboja pada 10 Februari mendatang, PSSI menggelar pelatnas di Bali di awal Februari. Pelatnas ini digelar untuk mematangkan persiapan tim jelang tampil di ajang sebenarnya.
Dari total 29 pemain, terdapat empat striker yang dipanggil. Seluruhnya adalah pemain-pemain muda potensial yang diproyeksikan tembus Timnas Indonesia di masa depan.
Berikut rapor empat pemain yang akan jadi andalan Shin Tae Yong di Timnas Indonesia U-23:
1. Taufik Hidayat (Persija Jakarta)
Taufik menjadi penentu kemenangan Persija Jakarta atas Persita Tangerang pada pekan ke-21 Liga 1, 27 Januari lalu. Gol itu membuat Macan Kemayoran sukses menyudahi laga dengan skor 2-1.
Pelatih Persija, Sudirman sengaja memasukkan Taufik untuk mengganti Marko Simic yang angin-anginan. Terbukti, pemain berusia 22 tahun itu bisa menghadirkan tiga poin berkat gol penentu kemenangan yang ia jaringkan.
Itu merupakan gol perdana Taufik di Liga 1 musim 2021/2022. Dirinya memang bukan pilihan utama Angelo Alessio dan Sudirman sebagai juru gedor. Namun perlahan, namanya mulai berkibar karena sudah dipanggil ke Timnas Indonesia U-23 dua kali dalam tiga bulan terakhir.
Taufik juga sempat mencuri perhatian ketika pria kelahiran Bandung, 16 Desember 1999 itu mencetak gol ke gawang Persib Bandung di Piala Menpora 2021. Golnya berkontribusi bagi perjalanan Persija sebagai juara turnamen pramusim tersebut.
2. Hanis Saghara Putra (Tira Persikabo)
Tahap demi tahap sudah dijalani Hanis Saghara sejak menjadi salah satu andalan lini depan Timnas Indonesia U-19. Ia bahkan sempat dipanggil ke Timnas Indonesia dan mencatat lima penampilan. Ia juga termasuk ke dalam salah satu pemain yang dipanggil Shin Tae-yong di Piala AFF 2020.
Namun, pemain berusia 20 tahun itu kurang mendapat perhatian di Tira Persikabo. Hal ini tak lepas dari catatan minornya yang hanya membukukan lima penampilan pada musim 2021/2022 di level klub.
Ketika dipasang dalam empat laga Piala AFF 2020, Hanis sama sekali tidak mencetak gol. Meski tak mencetak gol, Hanis tetap dipanggil oleh Shin Tae Yong untuk Piala AFF U-23 dan berpeluang membuktikan ketajamannya di depan gawang lawan.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Ronaldo Kwateh dan Irfan Jauhari
Irfan Jauhari akan bersaing untuk mendapat tempat di tim inti Timnas Indonesia U-23. (Dok. PSSI)
3. Ronaldo Kwateh (Madura United)
Pemain dengan gaya rambut eksentrik ini menarik perhatian ketika mencatat debut bersama Timnas Indonesia di FIFA Matchday kontra Timor Leste, pekan lalu.
Pemuda berusia 17 itu menyumbang satu assist untuk gol Ricky Kambuaya dalam kemenangan 4-1 tersebut. Pemuda keturunan Liberia itu pun kembali mendapat kepercayaan penuh dari Shin Tae-yong.
Bersama klubnya, Madura United, Kwateh belum menunjukkan insting gol yang memikat. Tetapi di kancah internasional, Ronaldo mengoleksi empat gol saat Timnas Indonesia U-18 melakoni pemusatan latihan di Turki. Ini yang agaknya menjadi salah satu alasan Shin Tae-yong memasukkan nama Ronaldo di dalam skuadnya.
Irfan berhasil mengantarkan Persis Solo promosi ke Liga 1 dengan status juara Liga 2 musim 2021/22. Satu gol dari 11 pertandingan dicatat oleh pemuda berusia 21 itu.
Bukan catatan gol yang impresif mengingat posisinya sebagai striker. Namun dengan masalah cedera yang ia alami, catatan tak menawan itu bisa dimaklumi.
Potensi yang dimilikinya pun mendapat perhatian oleh Persija Jakarta yang langsung merekrutnya dari Persis Solo. Modal Best Player di kompetisi Elite Pro Academy U-18 menjadi salah satu bukti bahwa Irfan bisa menjadi momok bagi barisan pertahanan lawan.
Irfan juga sempat menjadi top skor pada sebuah turnamen internasional di Bali bersama Timnas Indonesia U-20, 2019 lalu. Kala itu, Irfan sukses menjebol beberapa gawang tim junior elite seperti Real Madrid dan Arsenal.