Jakarta, CNN Indonesia -- Chelsea dan Arsenal datang dalam kondisi kontras saat bentrok di derby London yang digelar di Stamford Bridge pada lanjutan Liga Inggris, Kamis (21/4) dini hari WIB.
Pasukan Thomas Tuchel dalam kepercayaan diri tinggi karena baru saja memastikan tempat di final Piala FA untuk ketiga kalinya secara berturut-turut dengan mengalahkan Crystal Palace 2-0 di semifinal Piala FA akhir pekan lalu.
Kemenangan itu membuat Chelsea mencatatkan tiga kemenangan beruntun di tiga laga terakhir di semua kompetisi. Kini Chelsea juga akan berusaha untuk memperkuat cengkeraman mereka di tempat ketiga Liga Inggris dengan meraih kemenangan atas Arsenal di laga ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebaliknya empat kekalahan dalam lima pertandingan terakhir telah membuat Arsenal terlempar dari empat besar dan mereka tengah berjuang untuk bisa finis di zona Eropa.
Kini The Gunners merosot ke urutan keenam dan sekarang mereka harus bersaing dengan West Ham, Manchester United, dan Tottenham dalam perebutan posisi Liga Champions.
Di laga terakhir tim asuhan Mikel Arteta itu menelan kekalahan saat bertandang ke Southampton. Ini menjadi kekalahan ketiga beruntun yang dialami Arsenal dalam tiga laga terakhir secara beruntun.
Arsenal pun bertekad untuk menghindari kekalahan keempat berturut-turut di Liga Inggris saat hadapi Chelsea demi menjaga harapan mereka finis di posisi empat besar musim ini.
Namun perjuangan Arsenal sangat berat karena kali ini kepercayaan diri pasukan Arteta dipastikan menurun menyusul rapor buruk yang diderita timnya.
Ditambah lagi The Gunners harus kehilangan beberapa pemain inti dalam laga ini. Bek kanan Takehiro Tomiyasu memang berpeluang untuk kembali ke pelatihan sebelum Rabu. Tetapi peluangnya untuk tampil juga tipis karena ia baru kembali merumput setelah tiga bulan absen.
Sedangkan Thomas Partey dan Kieran Tierney masih naik meja perawatan dan sepertinya sulit untuk tampil lagi di sisa musim ini.
Striker Arsenal Alexandre Lacazette juga masih diragukan setelah positif Covid-19 yang membuatnya absen saat The Gunners kalah 0-1 dari Southampton di laga terakhir.
Jika Lacazette absen Arteta mungkin dapat mengoptimalkan tenaga Eddie Nketiah untuk memimpin lini depan tim di Stamford Bridge.
Selain itu Arteta juga masih memiliki Gabriel Martinelli dan Emile Smith Rowe yang bisa menjadi opsi lain di lini depan Arsenal.
Pilihan pemain di lini depan memang menjadi aspek penting bagi Arteta mengingat Arsenal telah kehilangan sentuhan emas mereka di depan gawang dalam lima laga terakhir. Bayangkan saja dalam lima laga terakhir Arsenal hanya mampu mencetak dua gol.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Arsenal Manfaatkan Chelsea yang Rentan di Kandang
Chelsea kerap rentan saat tampil di kandang. (REUTERS/DAVID KLEIN)
Selain itu The Gunners juga harus bisa memberikan perlawanan terhadap Chelsea yang masih rentan atau kerap goyah ketika tampil di kandang.
Kekalahan back to back di kandang dari Brentford dan Real Madrid pada awal April lalu misalnya, masih menimbulkan sedikit kekhawatiran bagi fans Chelsea akan kemampuan timnya tampil di kandang. Selain itu Chelsea juga hanya mencatatkan kemenangan 50 persen pertandingan kandang musim ini.
Situasi ini sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh Arsenal dengan menampilkan permainan menyerang dan efektif.
Namun terpenting Arsenal harus bisa menghindarkan tim mereka dari kebobolan cepat yang bisa meruntuhkan mentalitas pemain The Gunners dan bisa memaksa Arsenal bermain terbuka. Karena jika Arsenal sampai bermain terbuka dalam laga ini akan menjadi keuntungan bagi Chelsea yang punya serangan berbahaya.
Chelsea telah menunjukkan ketajamannya khususnya dalam tiga pertandingan terakhir. Di tiga laga terakhirnya The Blues sukses mencetak 11 gol.
Chelsea sukses menghajar Southampton 6-0 di Liga Inggris, kemudian secara luar biasa mengalahkan Real Madrid 3-2 di Santiago Bernabeu dalam leg kedua perempat final Liga Champions , dan menang 2-0 atas Crystal Palace di semifinal Piala FA.
The Blues juga memiliki kedalaman skuad yang dibutuhkan untuk melewati akhir musim Liga Inggris yang sibuk ini. Saat ini Chelsea kemungkinan hanya kehilangan Mateo Kovacic karena cedera pergelangan kaki yang diderita dalam kemenangan atas Crystal Palace Minggu (17/4).
Kovacic akan menyusul Ben Chilwell dan Callum Hudson Odoi yang memang sudah absen lama. Namun kehilangan Kovacic, Chelsea masih memiliki pengganti yang berkualitas yaitu N'Golo Kante yang bisa menjadi katalisator di lini tengah permainan.
Selain itu Arsenal juga harus mewaspadai permainan Chelsea yang mungkin tidak akan memainkan sepak bola yang cepat dan indah yang memang bukan tipikal Thomas Tuchel, tetapi sebaliknya mereka akan menampilkan permainan tim yang terorganisir dan disiplin.
Karena itu Chelsea bisa membuat Arsenal yang lesu akan semakin stres ketika menghadapi pertahanan yang kokoh dari The Blues di Stamford Brigde.
[Gambas:Video CNN]