Pemain Yordania, Musa Al-Taamari wajib diwaspadai Timnas Indonesia. (AFP/KARIM JAAFAR)
Jakarta, CNN Indonesia --
Timnas Indonesia akan menghadapi Yordania dalam lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Jaber Al Ahmed International, Minggu (12/6) dini hari WIB. Berikut lima pemain Yordania yang harus diwaspadai Timnas Indonesia.
Ini merupakan pertandingan kedua bagi Timnas Indonesia dan Yordania di Grup A. Pada laga pertama Timnas Indonesia unggul 2-1 atas Kuwait, sedangkan Yordania menang 2-0 atas Nepal, Rabu (8/6).
Yordania adalah tim unggulan di Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023. Ini karena peringkat Yordania (91) paling baik di antara kontestan Grup A lainnya, Kuwait (146), Indonesia (159), dan Nepal (168).
Kekuatan Yordania sejatinya tak begitu menakutkan. Buktinya, tim berjulukan The Chivalrous ini tak lolos babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan ditahan Kuwait dua kali.
Berikut ini adalah lima pemain Yordania yang harus diwaspadai Timnas Indonesia asuhan Shin Tae Yong pada laga tersebut.
1. Ahmed Samir
Pelatih Yordania Adnan Hamad kerap menggunakan formasi 4-2-3-1. Dalam formasi ini Samir yang mengenakan nomor punggung sembilan, berperan sebagai gelandang.
Berkaca dari laga melawan Nepal dan Australia, Samir berperan sangat vital. Pemain 31 tahun bertugas memutus serangan lawan, sekaligus menjadi katalisator antara lini belakang dan depan.
Umpan-umpan terobosan pemain Al-Wehdat ini juga presisi. Sering kali umpan lambung atau terobosannya membuat pemain bertahan lawan kelabakan. Ricky Kambuaya bakal sering bentrok dengannya.
2. Mousa Al Taamari
Tandem Samir di lini tengah adalah Al Taamari. Pemain klub Belgia Oud-Heverlee Leuven menjadi ruh permainan. Ia menjadi katalisator sekaligus dirigen yang mengatur irama permainan.
Satu gol Yordania ke gawang Australia dalam laga uji coba pada 1 Juni lalu berawal dari aksinya. Ia andal dalam duel satu lawan satu, punya kecepatan, dan juga cerdik melihat posisi kawan dan lawan.
Usianya yang masih 24 tahun membuatnya jadi poros permainan. Ketahanan fisiknya sangat prima. Karenanya Timnas Indonesia butuh gelandang petarung yang juga cerdik untuk meminimalisir aksinya.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
3. Baha' Abdel-Rahman
Bertugas menjadi kapten tim, Abdel-Rahman berperan sebagai winger kanan. Pengguna nomor punggung empat ini dikenal punya umpan silang yang tajam, tetapi kini kecepatannya menurun.
Pemain Selangor FC berusia 35 ini juga punya naluri mencetak gol. Dalam situasi sulit, Abdel-Rahman bergerak membuka ruang dan sesekali melancarkan tendangan keras dari luar kotak penalti.
Saat melawan Nepal, pemain berkaki dominan kanan ini banyak membuat bek Nepal kelabakan. Konektivitasnya dengan Taamari dan Samir juga baik, sehingga berpotensi jadi mimpi buruk Indonesia.
Pemain dengan jumlah gol terbanyak Yordania saat ini dipegang Al Dardour. Al Dardour telah mengoleksi 32 gol dari 93 caps. Jumlah gol ini membuatnya jadi top skor sepanjang masa Yordania.
Selama 2022 pemain 31 tahun ini belum menyumbang gol. Karenanya Al Dardour berharap bisa membuka masa paceklik gol ini ke gawang Timnas Indonesia. Modalnya adalah kebugaran fisik.
Pemain Al-Ramtha ini dikenal sebagai striker yang punya tendangan keras. Beberapa golnya tercipta dari luar kotak penalti. Salah satu kelebihannya adalah pintar mencari ruang kosong.
5. Ali Olwan
Pemain yang menjadi buah bibir di Yordania ini memang terbilang komplet. Usianya 22, tingginya 184 centimeter, dan sudah mengoleksi enam gol untuk Yordania di ajang resmi.
Pemain yang membela klub Qatar, Al-Shamal ini sudah mengolesi dua gol sepanjang 2022. Torehannya sama dengan Al Taamari. Umpan-umpan Al Taamari sering tertuju ke kepala Olwan.
Satu golnya ke gawang Nepal membuktikan ketajamannya. Ini sekaligus pula menjadi bukti bahwa Olwan menjadi ujung tombak andalan, dibanding Al Dardour yang secara usia mulai senja.
Timnas Indonesia akan menghadapi Yordania dalam lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Jaber Al Ahmed International, Minggu (12/6) dini hari WIB. Berikut lima pemain Yordania yang harus diwaspadai Timnas Indonesia.
Ini merupakan pertandingan kedua bagi Timnas Indonesia dan Yordania di Grup A. Pada laga pertama Timnas Indonesia unggul 2-1 atas Kuwait, sedangkan Yordania menang 2-0 atas Nepal, Rabu (8/6).
Yordania adalah tim unggulan di Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023. Ini karena peringkat Yordania (91) paling baik di antara kontestan Grup A lainnya, Kuwait (146), Indonesia (159), dan Nepal (168).
Kekuatan Yordania sejatinya tak begitu menakutkan. Buktinya, tim berjulukan The Chivalrous ini tak lolos babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan ditahan Kuwait dua kali.
Berikut ini adalah lima pemain Yordania yang harus diwaspadai Timnas Indonesia asuhan Shin Tae Yong pada laga tersebut.
1. Ahmed Samir
Pelatih Yordania Adnan Hamad kerap menggunakan formasi 4-2-3-1. Dalam formasi ini Samir yang mengenakan nomor punggung sembilan, berperan sebagai gelandang.
Berkaca dari laga melawan Nepal dan Australia, Samir berperan sangat vital. Pemain 31 tahun bertugas memutus serangan lawan, sekaligus menjadi katalisator antara lini belakang dan depan.
Umpan-umpan terobosan pemain Al-Wehdat ini juga presisi. Sering kali umpan lambung atau terobosannya membuat pemain bertahan lawan kelabakan. Ricky Kambuaya bakal sering bentrok dengannya.
2. Mousa Al Taamari
Tandem Samir di lini tengah adalah Al Taamari. Pemain klub Belgia Oud-Heverlee Leuven menjadi ruh permainan. Ia menjadi katalisator sekaligus dirigen yang mengatur irama permainan.
Satu gol Yordania ke gawang Australia dalam laga uji coba pada 1 Juni lalu berawal dari aksinya. Ia andal dalam duel satu lawan satu, punya kecepatan, dan juga cerdik melihat posisi kawan dan lawan.
Usianya yang masih 24 tahun membuatnya jadi poros permainan. Ketahanan fisiknya sangat prima. Karenanya Timnas Indonesia butuh gelandang petarung yang juga cerdik untuk meminimalisir aksinya.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Pengalaman Al Dardour
Pemain berpengalaman Yordania, Hamza Al Dardour berpotensi merepotkan Timnas Indonesia. (AFP/)
3. Baha' Abdel-Rahman
Bertugas menjadi kapten tim, Abdel-Rahman berperan sebagai winger kanan. Pengguna nomor punggung empat ini dikenal punya umpan silang yang tajam, tetapi kini kecepatannya menurun.
Pemain Selangor FC berusia 35 ini juga punya naluri mencetak gol. Dalam situasi sulit, Abdel-Rahman bergerak membuka ruang dan sesekali melancarkan tendangan keras dari luar kotak penalti.
Saat melawan Nepal, pemain berkaki dominan kanan ini banyak membuat bek Nepal kelabakan. Konektivitasnya dengan Taamari dan Samir juga baik, sehingga berpotensi jadi mimpi buruk Indonesia.
Pemain dengan jumlah gol terbanyak Yordania saat ini dipegang Al Dardour. Al Dardour telah mengoleksi 32 gol dari 93 caps. Jumlah gol ini membuatnya jadi top skor sepanjang masa Yordania.
Selama 2022 pemain 31 tahun ini belum menyumbang gol. Karenanya Al Dardour berharap bisa membuka masa paceklik gol ini ke gawang Timnas Indonesia. Modalnya adalah kebugaran fisik.
Pemain Al-Ramtha ini dikenal sebagai striker yang punya tendangan keras. Beberapa golnya tercipta dari luar kotak penalti. Salah satu kelebihannya adalah pintar mencari ruang kosong.
5. Ali Olwan
Pemain yang menjadi buah bibir di Yordania ini memang terbilang komplet. Usianya 22, tingginya 184 centimeter, dan sudah mengoleksi enam gol untuk Yordania di ajang resmi.
Pemain yang membela klub Qatar, Al-Shamal ini sudah mengolesi dua gol sepanjang 2022. Torehannya sama dengan Al Taamari. Umpan-umpan Al Taamari sering tertuju ke kepala Olwan.
Satu golnya ke gawang Nepal membuktikan ketajamannya. Ini sekaligus pula menjadi bukti bahwa Olwan menjadi ujung tombak andalan, dibanding Al Dardour yang secara usia mulai senja.