Jakarta, CNN Indonesia -- Mengusung target menang melawan Nepal dalam Kualifikasi Piala Asia 2023, Skuad Merah Putih harus mampu mencetak gol. Berikut lima pemain Timnas Indonesia yang berpotensi mencetak gol melawan Nepal.
Timnas Indonesia diprediksi akan bermain menyerang sejak awal guna memenuhi target meraih kemenangan dalam laga terakhir Kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Nepal.
Seperti yang kerap dipertontonkan Shin Tae Yong dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya, Timnas Indonesia kemungkinan akan kembali memainkan tiga penyerang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua penyerang sayap akan mengapit satu pemain yang ditempatkan sebagai penyerang tengah. Selain itu keberadaan pemain-pemain dari lini tengah juga bisa diandalkan untuk membobol gawang lawan.
Tak menutup kemungkinan pula daya gedor pemain belakang bakal memanfaatkan situasi bola mati di sepertiga akhir lapangan.
Berikut lima pemain Timnas Indonesia yang berpotensi membobol gawang Nepal:
1. Stefano Lilipaly
Pemain naturalisasi asal Belanda ini berpeluang kembali menempati posisi penyerang tengah. Kendati bukan seorang striker murni, Fano punya kemampuan menjadi penyelesai peluang.
Suplai-suplai bola matang akan dinantikan Fano yang sempat memiliki kans mencetak gol saat Timnas Indonesia berhadapan dengan Yordania.
Peran besar lain yang mungkin akan diemban Fano adalah membuka ruang agar pemain-pemain lain masuk tanpa kawalan ke zona berbahaya lawan.
2. Saddil Ramdani
Kematangan Saddil menuntaskan peluang di Timnas Indonesia masih dinanti. Di level senior, pemain klub Sabah itu belum punya catatan gol. Saddil bisa saja menorehkan sejarah dengan melesakkan gol pertama ketika melawan Nepal.
Akselerasi Saddil di sisi sayap jadi aksi yang dinanti fan sepak bola Indonesia. Di sisi lain Saddil juga punya kemampuan membobol gawang lawan seperti yang ditunjukkan di klub dan di Timnas level kelompok umur.
Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>
Gempuran Gelandang dan Bek
Ricky Kambuaya jadi sosok gelandang subur di Timnas Indonesia. (AFP/ROSLAN RAHMAN)
3. Marc Klok
Bola-bola Klok jadi ancaman lawan. Dalam situasi open play, Klok bisa menjadi kreator serangan sekaligus finisher. Kemampuan yang sama juga dimiliki pemain kelahiran Belanda itu dari situasi bola mati.
Klok sudah menunjukkan kemampuan menggedor gawang lawan dalam laga melawan Kuwait dengan diawali permainan bola pendek di koridor tengah pertahanan lawan.
Kemampuan Nepal yang di atas kertas berada di bawah Yordania dan Kuwait mendulang peluang Klok melesakkan gol kedua di Timnas Indonesia setelah sebuah penalti dalam laga pekan lalu.
4. Ricky Kambuaya
Gelandang Persib ini merupakan pemain subur di lini tengah Timnas Indonesia. Ricky rutin mencetak gol sejak menjadi langganan Shin Tae Yong. Gol-gol ke gawang Taiwan, Myanmar, Thailand, dan Timor Leste jadi bukti Ricky bisa mengejutkan lawan dari lini tengah.
Seandainya pemain-pemain depan mengalami kebuntuan, Ricky bisa jadi sosok pemecah 'telur'. Ricky punya kemampuan menggiring bola dan tendangan yang baik. Nepal bisa saja menjadi korban Ricky selanjutnya.
Kombinasi satu dua dengan pemain lain bisa menjadi senjata ampuh yang mengawali gol Ricky.
5. Elkan Baggott
Selain jadi palang pintu andalan, Baggott akan menjadi tumpuan ketika Timnas Indonesia memiliki kesempatan dari bola mati.
Pemain asal klub Ipswich Town itu kerap ditunggu menjadi targetman ketika Timnas Indonesia mendapat tendangan bebas atau tendangan sudut. Bahkan lemparan ke dalam, yang biasa dilakukan Pratama Arhan, juga bisa menjadi umpan matang bagi sosok 19 tahun tersebut.
Baggot juga tentu ingin mengulang cerita manis seperti saat melesakkan bola ke gawang Malaysia di Piala AFF 2020.
[Gambas:Video CNN]